Payload Logo
Unit Damkar

Unit Damkar Kutai Barat (dok: Jantro/katakaltim)

10 Kecamatan di Kutai Barat Kini Miliki Unit Damkar Baru

Penulis: Jantro | Editor: Agung Ardaus
12 Februari 2026

KUBAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk 10 Kecamatan di Alun-Alun Itho Sendawar, Kamis 12 Februari 2026.

Serah terima dilakukan secara langsung oleh Sekdakab Kubar, Ayonius, didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat, Yustinus Giri.

Adapun 10 kecamatan yang memperoleh bantuan damkar, kecamatan Tering, Muara Lawa, Muara Pahu, Nyuatan, Sekolaq Darat, Penyinggahan, Barong Tongkok, Linggang Bigung, Long Iram, dan Mook Manaar Bulatn.

Dalam kegiatan itu, BPBD Kubar juga menyerahkan 5 unit mobil slip on untuk 5 kecamatan, diantaranya Tering, Long Iram, Linggang Bigung, Nyuatan, Siluq Ngurai dan Damai.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kubar, Yustinus Giri menyebutkan, penyerahan damkar untuk 10 Kecamatan merupakan bagian dari percepatan waktu tanggap (response time) kebakaran.

Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kecepatan penanganan kebakaran di daerah. 10 Kecamatan penerima damkar sangat penting mengingat wilayah Kutai Barat memiliki cakupan geografis yang luas.

Dijelaskan Yustinus, pengadaan sarana pemadam kebakaran ini bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025. Total anggaran pengadaan 10 unit damkar mencapai Rp17,11 miliar, sedangkan 11 unit pompa apung senilai Rp1,95 miliar.

“Luas wilayah Kutai Barat menuntut percepatan waktu respons agar risiko kerugian akibat kebakaran dapat ditekan sejak dini. Karena itu, armada damkar didistribusikan ke setiap kecamatan strategis,” ujarnya.

Bupati Kubar, Frederick Edwin dalam sambutannya dibacakan Sekdakab Kubarx Ayonius menyebutkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub-Urusan.

Kepada pemerintah kecamatan, Ayonius meminta segera menyusun SOP dan anggaran operasional. Aset tersebut diimbau supaya dirawat dengan baik dan petugas berkordinasi dengan kabupaten.

“Penguatan armada ini difokuskan ke wilayah luar ibu kota kabupaten. Jadi setiap kecamatan memiliki kemandirian awal dalam menangani kebakaran sebelum bantuan pusat tiba,” terangnya. (Jantro)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025