PENAJAM — Ketersediaan tenaga pengawas sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menjadi perhatian Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora).
Jumlah personel yang ada saat ini belum memenuhi kebutuhan pengawasan terhadap seluruh satuan pendidikan di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.
Kepala Disdikpora PPU Muhtar mengatakan saat ini terdapat 32 pengawas sekolah yang bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan di berbagai jenjang pendidikan.
“Saat ini pengawas kita berjumlah 32 orang. Itu sebenarnya masih kurang sekitar enam orang,” ujar Muhtar, baru-baru ini.
Persoalan tersebut berpotensi semakin besar karena beberapa pengawas akan memasuki masa pensiun. Diperkirakan sekitar empat hingga enam orang akan segera mengakhiri masa tugasnya.
“Jadi nanti kekurangannya bisa lebih dari 10 orang,” lanjutnya.
Dengan kondisi tersebut, Disdikpora PPU berencana mengusulkan tambahan tenaga pengawas.
Jumlah tambahan yang dibutuhkan diperkirakan mencapai 10 hingga 15 orang agar kegiatan pembinaan dan pengawasan sekolah dapat berjalan lebih optimal.
“Kita maunya pengawas itu ditambah sekitar 10 sampai 15 orang lagi, karena banyak sekolah yang harus diawasi,” katanya.
Saat ini, Disdikpora PPU menangani sekitar 139 satuan pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Muhtar menjelaskan, dengan jumlah pengawas yang tersedia sekarang, setiap pengawas rata-rata menangani sekitar 10 sekolah.
Beban tersebut masih dinilai memungkinkan untuk dijalankan dalam kondisi normal.
Namun, situasinya akan berbeda apabila jumlah personel kembali berkurang akibat pensiun.
Berkurangnya pengawas secara otomatis membuat cakupan sekolah yang harus dibina oleh setiap personel menjadi lebih luas.
“Kalau dihitung, satu pengawas sekarang membina sekitar 10 sekolah. Itu masih ideal. Tapi kalau jumlah pengawas berkurang lagi, tentu bebannya akan semakin berat,” jelasnya.
Menurut Muhtar, keberadaan pengawas memiliki peran penting dalam memastikan proses pembinaan terhadap satuan pendidikan tetap berjalan.
Mereka tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga mendampingi kepala sekolah dan guru dalam menjalankan tugasnya.
Karena itu, Disdikpora PPU berharap kebutuhan tambahan tenaga pengawas dapat menjadi perhatian pemerintah.
Penambahan personel dinilai diperlukan untuk menjaga kualitas pengawasan sekaligus memastikan pendampingan terhadap sekolah tidak terkendala keterbatasan sumber daya manusia. (Adv)










