Payload Logo
Bontang

Kepala Dinas Kominfo Bontang, Andi Hasanuddin (dok:ist)

Diskominfo Ajak Pelaku Usaha Komunikasi dan Media Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Penulis: caca | Editor: Syamsuddin
30 Juni 2026

BONTANG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, mengajak pelaku usaha di sektor komunikasi dan informasi, termasuk perusahaan media, jurnalis, dan wartawan, untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Menurut Andi, dukungan pelaku usaha diperlukan agar data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) benar-benar mencerminkan kondisi dunia usaha di lapangan.

Karena itu, ia meminta setiap responden menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi secara jujur, lengkap, serta sesuai kondisi sebenarnya.

"Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bontang mendukung penuh Sensus Ekonomi Tahun 2026 dan mengajak masyarakat, khususnya pelaku usaha di bidang komunikasi dan informasi seperti media, jurnalis, serta wartawan, untuk berpartisipasi aktif menerima petugas sensus dan memberikan jawaban yang jujur," kata Andi Hasanuddin, Senin 29 Juni 2026.

Ia menerangkan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memotret perkembangan dunia usaha di Indonesia, termasuk di Kota Bontang.

Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan merancang program pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Andi Hasanuddin menegaskan, kualitas hasil sensus sangat bergantung pada tingkat partisipasi masyarakat dan pelaku usaha. Karena itu, ia mengimbau seluruh responden memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus.

"Kita berharapa masyarakat memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang ada," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam Apel Pembukaan Sensus Ekonomi 2026 menyampaikan bahwa hasil sensus akan menjadi pijakan penting dalam memetakan aktivitas usaha nonpertanian sekaligus mendukung penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

Ia menilai ketersediaan data yang akurat dan terpercaya akan membantu pemerintah merancang program pembangunan yang lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. (Adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025