KUTIM - Dalam rangka Healthy Vision Month 2026, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) menggelar kegiatan “Edukasi dan Pemeriksaan Skrining Gangguan Refraksi” di SMP Negeri 2 Sangatta Utara, Selasa 12 Mei 2026.
Sekitar 65 siswa mengikuti Kegiatan yang mengusung tema “Mataku, Jendela Cakrawalaku — Rawat Mata, Luaskan Cakrawala” tersebut.
Agenda ini menghadirkan narasumber dr. St. Khadijah, Sp.M dan dr. Halia. Mereka, menjelaskan mengenai gangguan refraksi seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat, dan astigmatisme yang kerap dialami anak usia sekolah.
Para siswa juga diberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan mata, membatasi penggunaan gawai secara berlebihan, menjaga jarak pandang saat membaca, serta pentingnya pemeriksaan mata secara berkala.
Tidak hanya penyuluhan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemeriksaan skrining sederhana untuk mendeteksi dini gangguan refraksi pada para siswa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua IDI Kutai Timur dr. Fathurrahman, Sp.PA serta Wakil Ketua IDI Kutai Timur dr. Hasan Ali Affandi, Sp.F
Ketua IDI Kutim berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pentingnya kesehatan mata.
"Dengan begitu, kualitas belajar dan produktivitas siswa dapat terjaga dengan baik," jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMP 2 Sangatta Utara Ismail, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian organisasi profesi kedokteran terhadap kesehatan mata para pelajar.
“Pemeriksaan dan edukasi kesehatan mata ini sangat penting apalagi di era gadget seperti sekarang yang semakin tinggi penggunaannya, kegiatan ini tentu sangat memberi manfaat besar bagi siswa kami,” ucapnya. (Cca)










