Payload Logo
Kerajinan Khas Kalimantan Timur

Ketua Dekranasda Provinsi Kaltim, Syarifah Suraidah (tengah) dan kerajinan khas Kalimantan Timur (dok: kolase/istimewa)

Kerajinan Khas Kalimantan Timur Meriahkan INACRAFT 2026 di Jakarta

Penulis: Han | Editor: Syamsuddin
6 Februari 2026

JAKARTA — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ambil bagian dalam ajang pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta.

Gelaran tersebut berlangsung selama 5 hari, pada 4–8 Februari 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Beragam produk unggulan khas Kaltim ikut dipamerkan.

Partisipasi Dekranasda Kaltim tersebut menjadi momentum strategis memperkenalkan kekayaan kriya daerah kepada masyarakat nasional hingga pasar internasional.

Produk unggulan Kaltim yang dipamerkan antara lain mulai dari tenun khas Kaltim, anyaman rotan dan manik-manik Dayak, hingga produk fesyen serta aksesori bermotif etnik lokal yang dikemas dengan sentuhan desain modern.

Ketua Dekranasda Provinsi Kaltim, Syarifah Suraidah menyampaikan partisipasi Dekranasda Kaltim dalam INACRAFT 2026 merupakan bagian dari upaya mendorong daya saing pelaku UMKM kriya daerah.

“INACRAFT menjadi etalase strategis bagi produk kerajinan Kalimantan Timur. Kami ingin menunjukkan bahwa kriya lokal tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang besar dan mampu bersaing di pasar global,” ucapnya.

Ia menambahkan, keikutsertaan ini juga bertujuan membuka jejaring pemasaran baru bagi para perajin, sekaligus memperluas akses terhadap buyer dan distributor dari berbagai daerah maupun luar negeri.

Stand Dekranasda Kaltim mengusung konsep minimalis yang merepresentasikan identitas budaya Benua Etam, Konsep tersebut menarik perhatian pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat filosofi di balik setiap karya kerajinan.

Sejumlah perajin asal Kalimantan Timur turut mengisi stand Dekranasda Kaltim, di antaranya Matan Gallery, Borneo Batik, dan Manggeris.

Selain itu, Manika Kaltim, salah satu perajin yang berhasil lolos kurasi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, juga turut ambil bagian dan mengaku bangga dapat menampilkan produknya di ajang bergengsi tersebut.

Mereka berharap lewat INACRAFT, produknya semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan pendapatan perajin di daerah.

Melalui keikutsertaan dalam INACRAFT 2026, Dekranasda Provinsi Kaltim menegaskan komitmennya mendukung pengembangan industri kerajinan daerah berbasis kearifan lokal.

“Sekaligus mendorong UMKM naik kelas menuju pasar yang lebih luas,” ucap Syarifah. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025