KUTIM — Pemerintah Kutai Timur (Kutim) menyurvei lokasi kelompok tani terdampak banjir di Desa Singa Geweh dan Desa Sangata Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Jumat 6 Februari 2026.
Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura Dinas Pertanian Kutim, Aji Alimuddin bersama Pemuda Kutim Hebat dan KNPI Sangata Selatan meninjau langsung wilayah terdampak itu.
Mereka berkomunikasi l dengan kelompok tani untuk mengidentifikasi dampak banjir terhadap lahan pertanian mereka.
Terutama produksi sayuran yang menjadi kebutuhan pasar di Sangatta Selatan dan Utara.
"Identifikasi dampak ini yang sementara kita fokuskan. Sehingga kita bisa memetakan wilayah terdampak dan tidak terdampak," ucap Aji Alimuddin.
Kata dia, Desa Singa Geweh merupakan salah satu wilayah paling terdampak. Karena memang lahan di kawasan itu sebagai penopang kebutuhan sayuran di pasar Sangatta Selatan dan Utara.
“Wilayah ini dampaknya sangat signifikan,” tuturnya.
Untuk itu Dinas Pertanian Kutim akan terus memantau situasi dan memberikan dukungan yang diperlukan kepada kelompok tani terdampak.
“Kita akan terus pantau. Tentunya kita akan mendukung juga keperluan kelompok tani,” tandasnya. (Caca)












