Payload Logo
Otorita IKN

Pejabat Otorita IKN Pejabat Orotita IKN, Myrna Asnawati Safitri saat menerima kunjungan akademisi luar negeri (dok: OIKN)

Otorita IKN Perkuat Kolaborasi Akademik Global

Penulis: Han | Editor: Agung Ardaus
7 Februari 2026

NUSANTARAIbu Kota Nusantara (IKN) dikembangkan sebagai laboratorium hidup bagi riset dan pendidikan pembangunan kota berkelanjutan.

Otorita IKN kini membuka ruang pembelajaran langsung bagi generasi muda di Auditorium Kantor Balai Kota Otorita IKN, Kamis 5 Februari 2026.

Pembelajaran itu melalui kerja sama akademis antara Otorita IKN, Leiden–Delft–Erasmus Universities (LDE), dan Universitas Mulawarman,

IKN

Katanya adalah tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) riset pengembangan perkotaan berkelanjutan dan landscape-based management.

Pejabat Orotita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyampaikan bahwa ini adalah bagian dari penjajakan kerja sama lanjutan.

Mencakup pengembangan kapasitas, program short course, magang, hingga peluang melanjutkan studi di Belanda bagi insan Otorita IKN.

“Otorita IKN memiliki kerja sama atau Mou bersama Konsorsium LDE ini. Salah satunya, hari ini, sejumlah mahasiswa, terutama Master Students dari berbagai ilmu ingin mengembangkan riset mengenai IKN,” ujar Myrna dalam keterangannya, Jumat 6 Februari 2026.

“Kita juga sedang memikirkan bagaimana ada kegiatan bersama yang dapat diikuti oleh Insan Otorita IKN ke depan,” sambungnya.

Sejalan dengan itu, kegiatan ini jadi ruang bagi pegawai Otorita IKN dari berbagai kedeputian yang didominasi generasi muda untuk menyampaikan gagasan perencanaan tata kota masa depan Nusantara.

Forum ini sekaligus membuka ruang diskusi dan interaksi langsung antara pegawai Otorita IKN dan akademisi dari Indonesia maupun Belanda.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Riset Department of Urbanism, Delft University of Technology, Prof Steffen Nijhuis, yang mewakili konsorsium Leiden–Delft–Erasmus Universities, menilai IKN sebagai laboratorium hidup berskala global untuk pengembangan perkotaan dan lanskap berkelanjutan.

“Kami sangat senang disini, karena telah mempersilahkan kami untuk melihat perkembangan langsung kota ini, termasuk berdiskusi dengan generasi muda yang terlibat dalam perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan kota,” katanya.

“Karena itu, menurut saya, Nusantara itu seperti laboratorium hidup, tidak hanya untuk Indonesia, melainkan untuk seluruh dunia,” sambung Steffen.

Hal ini turut diapresiasi oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Irawan Wijaya Kusuma.

Dia menilai forum diskusi ini sebagai ruang pertukaran pengetahuan sekaligus penguatan peran generasi muda dalam mendukung pembangunan IKN.

“Setiap kali berdiskusi dengan Bu Myrna, kita selalu memperoleh informasi baru dan menarik. Dan tentu saja, disini (Ibu Kota Nusantara) kita memiliki tanggung jawab juga untuk memberikan kontribusi,” ucapnya.

Dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan, tanggung jawab tersebut akan beralih kepada generasi muda yang melanjutkan peran yang sebelumnya kita jalankan,” sambung Irawan.

Kegiatan diskusi ini dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah titik strategis di KIPP Nusantara, meliputi kawasan Kantor Bersama, Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT), serta area Glamping.

Rangkaian agenda ditutup dengan penanaman pohon di Plaza Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol komitmen keberlanjutan dan jejak hijau Nusantara. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025