Payload Logo
Table Top Exercise ISPS Code 2026  KKT

Pengamanan pelabuhan terus diperkuat. PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menggelar Table Top Exercise ISPS Code 2026 bersama KSOP, TNI AL, Polairud, dan unsur pengamanan lainnya untuk menguji kesiapan menghadapi ancaman sabotase serta menjaga keamanan aktivitas kepelabuhanan di Balikpapan. ( dok : PT. KKT)

Pelabuhan Kariangau Siaga Ancaman Maritim, KKT Uji Respons Darurat Lewat Simulasi ISPS Code 2026

Penulis: Han | Editor:
14 Mei 2026

Balikpapan — PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) memperkuat sistem keamanan kawasan pelabuhan melalui kegiatan Table Top Exercise International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code 2026 yang digelar di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan, Rabu (13/5/2026).

Simulasi tersebut dirancang untuk menguji kesiapan personel dan efektivitas prosedur pengamanan dalam menghadapi ancaman maritim modern, termasuk penyusupan, sabotase, hingga upaya penguasaan kapal di area pelabuhan.

Dalam skenario latihan, sekelompok orang tidak dikenal menggunakan speed boat mencoba memasuki kawasan pelabuhan dan mengambil alih kapal petikemas yang sedang bersandar. Situasi itu kemudian menjadi simulasi penanganan darurat yang melibatkan berbagai unsur pengamanan internal maupun eksternal.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan latihan tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan implementasi standar keamanan pelabuhan berjalan sesuai ketentuan nasional dan internasional.

“Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan keselamatan aktivitas kepelabuhanan serta efektivitas penerapan ISPS Code di lingkungan KKT,” ujarnya.

Menurut Enriany, simulasi juga menjadi bagian dari proses verifikasi pembaruan sistem keamanan fasilitas pelabuhan yang dilakukan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Dalam pelaksanaannya, latihan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Port Facility Security Officer (PFSO), patroli keamanan pelabuhan, kru kapal, hingga instansi eksternal seperti KSOP Kelas I Balikpapan, Polairud, Polsek KP3 Semayang, TNI AL Balikpapan, dan BKI.

KKT menilai sinergi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan respons cepat dan terintegrasi ketika menghadapi situasi darurat di kawasan pelabuhan.

“Melalui simulasi ini kami ingin membangun kesamaan pola penanganan dan memperkuat koordinasi antarinstansi agar pengambilan keputusan saat kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” katanya.

Sebagai salah satu terminal strategis di Kalimantan Timur, Pelabuhan Kariangau memiliki peran penting dalam mendukung distribusi logistik dan arus perdagangan regional. Karena itu, keamanan pelabuhan dinilai menjadi aspek vital dalam menjaga stabilitas investasi dan kelancaran aktivitas ekonomi.

KKT berharap implementasi Port Facility Security Plan (PFSP) dapat semakin dipahami dan dijalankan optimal oleh seluruh pihak yang terlibat dalam operasional pelabuhan.

Kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Pelayaran serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran.

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025