BALIKPAPAN – Di tengah aktivitas bongkar muat yang terus bergerak setiap hari, PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menghadirkan wajah baru kawasan operasional melalui program penghijauan di area terminal. Sebanyak 200 bibit pucuk merah ditanam untuk membangun koridor hijau sepanjang 800 meter di sekitar Container Yard (CY).
Penanaman dilakukan di sisi kiri dan kanan area Container Yard dengan panjang masing-masing jalur sekitar 400 meter. Program ini menjadi bagian dari komitmen KKT dalam menciptakan lingkungan terminal yang lebih tertata, nyaman, serta mendukung konsep operasional berkelanjutan.
Jajaran manajemen bersama karyawan KKT turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman tersebut sebagai bentuk keterlibatan seluruh insan perusahaan dalam menjaga lingkungan kerja.
Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, menyampaikan bahwa transformasi perusahaan tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan dan kapasitas operasional, tetapi juga mencakup pengelolaan kawasan yang memperhatikan aspek lingkungan.
"Transformasi KKT tidak hanya dilihat dari kinerja operasional, tetapi juga bagaimana kami membangun kawasan terminal yang bersih, tertata, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Area kerja yang hijau akan memberikan kenyamanan bagi karyawan, pelanggan, dan pengguna jasa terminal," ujar Enriany.
Pemilihan tanaman pucuk merah dilakukan karena memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi iklim tropis dan lingkungan pesisir. Selain mudah dirawat, tanaman ini juga mampu memberikan nilai estetika melalui warna daun mudanya yang khas.
Kehadiran jalur hijau tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi kawasan terminal, mulai dari membantu mengurangi paparan panas di area terbuka, menekan debu akibat aktivitas kendaraan operasional, hingga menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman.
Selain fungsi lingkungan, koridor hijau ini juga menjadi bagian dari penataan kawasan operasional agar area terminal terlihat lebih rapi dan representatif sebagai fasilitas logistik strategis di Kalimantan Timur.
KKT menilai bahwa keberlanjutan bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari budaya perusahaan. Karena itu, kegiatan penghijauan akan terus dikembangkan secara bertahap sebagai upaya menjaga keseimbangan antara produktivitas, pelayanan, dan kepedulian lingkungan.
Seiring pertumbuhan tanaman pucuk merah tersebut, koridor hijau sepanjang 800 meter ini diharapkan menjadi identitas baru kawasan terminal KKT—sebuah gambaran bahwa kemajuan industri dan kelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan.














