Payload Logo
Gubernur Kaltim

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud berjabat tangan dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor, Senin 2 Februari 2026 (dok: Pemprovkalti)

Pemprov Kaltim Siap Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo Mengenai Pengelolaan SDA

Penulis: Deni | Editor: Agu
3 Februari 2026

KALTIM — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) siap ikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya soal penguatan tata kelola pemerintahan dan pengawasan sumber daya alam (SDA).

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026.

Gubernur Rudy Mas’ud menyatakan Pemprov Kaltim siap mendukung seluruh taklimat Presiden demi mendorong pembangunan daerah yang lebih optimal.

"Intinya, kita siap mendukung dan melaksanakan apa yang disampaikan Bapak Presiden," ujarnya.

Presiden Prabowo menaruh perhatian pada pengawasan pengelolaan SDA, termasuk pencegahan kebocoran dan praktik capital flight.

Di samping itu Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji membeberkan masih ada pengusaha yang bawa keuntungan ke luar negeri, sehingga memberi kerugian pada negara.

"Masih banyak pengusaha yang membawa kabur modal ke luar negeri, dan ini tentu merugikan kita," jelasnya.

Selain itu, Presiden juga menyoroti praktik under pricing atau harga di bawah pasar batu bara di Kaltim.

"Presiden meminta agar pengawasan diperketat dan dilakukan bersama aparat penegak hukum," tegas Wagub.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemprov Kaltim akan menggelar rapat koordinasi daerah untuk merumuskan langkah konkret dan memperkuat pengawasan SDA. (Deni)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025