Payload Logo
Gubernur Kaltim

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (kiri) bersama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji (kanan) (dok: kolase/istimewa)

Capaian Program Gratispol Selama Kepemimpinan Rudy-Seno

Penulis: Agu | Editor:
6 Januari 2026

KALTIM — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menapaki arah pembangunan baru untuk keluar dari ketergantungan sektor sumber daya alam.

Melalui Program Gratispol, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama wakilnya, Seno Aji, mendorong transformasi besar di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar.

“Gratispol adalah jalan menuju kemandirian. Pendidikan dari SMA hingga S3 kami gratiskan bagi anak-anak Kaltim,” ujar Gubernur Kaltim Senin 5 Januari 2026 di Samarinda.

6 Program Utama Gratispol

Sejak resmi diluncurkan pada 21 April 2025, 6 program utama Gratispol Kaltim mulai direalisasikan bertahap.

Pendidikan Gratis SMA hingga S3

Pemprov Kaltim telah menjalin kerja sama 53 perguruan tinggi negeri dan swasta untuk menyelenggarakan pendidikan gratis jenjang D3 hingga S3.

Pada 17 November 2025, secara simbolis Gubernur Rudy Mas'ud menyerahkan bantuan Gratispol Pendidikan kepada 32.853 mahasiswa.

Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis

Sebanyak 65.004 siswa baru dari 447 SMA/SMK/SLB di Kaltim menerima seragam, tas, sepatu, dan perlengkapan sekolah gratis pada tahun ajaran 2025/2026.

Pelayanan Kesehatan Gratis

Melalui skema Gratispol Kesehatan, 5.000 warga Kaltim yang sebelumnya belum memiliki jaminan kesehatan kini telah terdaftar dan memperoleh akses layanan kesehatan gratis.

Bebas Administrasi Kepemilikan Rumah

Di sektor perumahan, Gratispol menggratiskan biaya administrasi pembelian rumah.

Termasuk notaris, provisi, dan administrasi perbankan, dengan nilai maksimal Rp10 juta per unit.

Pada tahap awal, 1.000 unit rumah disiapkan dengan alokasi anggaran Rp10 miliar dari APBD Perubahan 2025.

Internet Gratis untuk Desa

Untuk mendukung digitalisasi, sebanyak 441 dari 841 desa di Kaltim telah terhubung dengan layanan internet gratis, memperluas akses informasi dan pelayanan digital hingga ke pelosok.

Perjalanan Religi Gratis

Pada 2025, Pemprov Kaltim menetapkan 880 penerima program perjalanan religi. Marbot masjid diberangkatkan umrah.

Sementara penjaga rumah ibadah non-Muslim difasilitasi perjalanan religi sesuai keyakinan masing-masing.

Gubernur mengatakan, melalui Program Gratispol, Pemprov Kaltim berupaya memastikan kekayaan SDA tidak berhenti sebagai berkah sesaat. Tapi modal membangun manusia unggul dan berdaya saing.

“Ini memang langkah awal. Tapi dampaknya sudah langsung dirasakan masyarakat. Kaltim tidak boleh terus bergantung pada kekayaan alam semata. Tantangan harus kita ubah menjadi peluang,” tegas Rudy. (Agu)