Payload Logo
Pembangkit 5 MW Kutai Barat

Personel PLN melakukan tahapan pekerjaan dan pengujian teknis sebelum pengoperasian tambahan mesin pembangkit 5 MW di PLTD Sentawar, Kutai Barat.(dok : PLN)

PLN Tambah Daya 5 MW di Kutai Barat, Pasokan Listrik Melak Diperkuat

Penulis: Han | Editor:
2 November 2026

KUTAI BARAT – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Kutai Barat. PT PLN (Persero) berhasil mengaktifkan tambahan pembangkit listrik berkapasitas 5 megawatt (MW) di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sentawar, Sabtu (31/10/2026).

Penambahan kapasitas ini menjadi salah satu langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan Melak dan wilayah sekitarnya yang dalam beberapa bulan terakhir menghadapi tantangan akibat gangguan operasional sejumlah mesin pembangkit.

Keberhasilan pengaktifan atau energize mesin pembangkit tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pasokan listrik sekaligus mendukung pemulihan kondisi kelistrikan secara bertahap di Kutai Barat.

Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak dalam mempercepat penguatan pasokan listrik di wilayah tersebut.

Menurutnya, PLN terus berupaya menghadirkan pelayanan kelistrikan yang lebih baik, mengingat listrik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, mulai dari aktivitas rumah tangga, pendidikan, kegiatan usaha hingga pelayanan publik.

“Alhamdulillah, hari ini tambahan pembangkit berkapasitas 5 MW di PLTD Sentawar berhasil dilakukan energize. Ini merupakan kabar baik sekaligus hasil kerja keras seluruh tim PLN yang terus berupaya memperkuat pasokan listrik bagi masyarakat Kutai Barat,” ujar Adrian.

Ia menjelaskan, penambahan pembangkit tersebut merupakan bagian dari serangkaian langkah penanganan yang dilakukan PLN. Selain mempercepat pemulihan mesin yang mengalami gangguan, PLN juga mengoptimalkan unit pembangkit yang tersedia serta mendatangkan tambahan mesin pembangkit sewa.

Sebelum berhasil diaktifkan, mesin pembangkit berkapasitas total 5 MW tersebut diberangkatkan dari Samarinda pada 16 Oktober 2026 dan tiba di Kutai Barat pada 20 Oktober 2026.

Setibanya di PLTD Sentawar, tim PLN bersama PLN Indonesia Power dan pihak terkait langsung melakukan pemasangan mesin, penyiapan fasilitas bahan bakar, penyambungan peralatan pendukung hingga pemeriksaan dan pengujian teknis.

Seluruh tahapan dikerjakan secara intensif dengan mengutamakan keselamatan kerja dan kesiapan operasional pembangkit.

Manager PLN ULP Melak, Agung Putra Raharjo, mengatakan keberhasilan energize tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama seluruh personel yang terlibat sejak proses mobilisasi hingga penyelesaian pekerjaan di lapangan.

“Sejak mesin tiba di Sentawar, seluruh tim terus bekerja dan berkoordinasi untuk memastikan setiap tahapan dapat diselesaikan dengan baik. Alhamdulillah, kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan berhasilnya proses energize tambahan pembangkit 5 MW ini,” jelas Agung.

Meski telah berhasil diaktifkan, PLN masih akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kesiapan operasional pembangkit serta kondisi sistem kelistrikan setempat. Langkah ini dilakukan agar tambahan kapasitas dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat pasokan listrik.

Agung menegaskan, keberhasilan tersebut bukan akhir dari upaya pemulihan. PLN akan terus melakukan evaluasi dan optimalisasi sistem agar masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan.

“Harapannya, aktivitas warga, pelaku usaha, maupun pelayanan publik dapat berjalan semakin lancar seiring membaiknya kondisi kelistrikan,” tambahnya.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan akibat kondisi kelistrikan dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui penambahan pembangkit 5 MW ini, PLN berharap sistem kelistrikan Melak semakin kuat dan mampu mendukung kebutuhan energi masyarakat serta mendorong aktivitas perekonomian, pendidikan, dan pelayanan publik di Kabupaten Kutai Barat.

Dilihat 713 kali