Payload Logo
PLN latih UMKM Nunukan

Rumah BUMN PLN Latih UMKM Nunukan Kuasai Ekspor Impor dan Pasar Internasional.(dok : PLN)

Produk Lokal Nunukan Siap Mendunia, PLN UID Kaltimra Bekali UMKM Strategi Tembus Pasar Global

Penulis: Han | Editor:
15 Juli 2026

NUNUKAN – Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Nunukan sebagai wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia terus didorong agar mampu menghasilkan produk lokal yang berdaya saing internasional. Melalui Rumah BUMN Nunukan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) menggelar pelatihan ekspor impor bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bekal untuk menembus pasar global.

Sebanyak 25 pelaku UMKM mengikuti pelatihan yang membahas berbagai aspek perdagangan internasional, mulai dari prosedur ekspor, persyaratan administrasi, peluang pasar luar negeri, hingga strategi meningkatkan kualitas produk agar sesuai dengan standar ekspor.

Koordinator Rumah BUMN Nunukan, Dian Ningrum, mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan daya saing UMKM melalui pendampingan yang berkelanjutan.

Menurutnya, hingga saat ini Rumah BUMN Nunukan telah membina 394 UMKM yang bergerak di berbagai sektor usaha. Dengan pembekalan yang tepat, para pelaku usaha diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran hingga ke pasar internasional.

"Potensi produk lokal Nunukan sangat besar. Kami ingin para pelaku UMKM memiliki pengetahuan dan kesiapan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi usahanya," ujar Dian.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Nunukan yang memberikan materi mengenai peluang ekspor, tata cara pengiriman produk, serta strategi membangun kepercayaan pembeli dari luar negeri.

Salah seorang peserta, Nuralam, mengaku pelatihan tersebut memberikan wawasan baru, khususnya dalam memahami langkah-langkah mempersiapkan produk ketika memperoleh permintaan dari pembeli di luar negeri.

"Materinya sangat bermanfaat. Kami jadi lebih memahami bagaimana mempersiapkan produk agar siap diekspor, terutama karena Nunukan memiliki peluang besar untuk menjangkau pasar Malaysia," katanya.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM menjadi salah satu bentuk kontribusi PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal tetapi juga melalui penguatan kapasitas pelaku usaha.

Menurut Chaliq, pembinaan yang dilakukan Rumah BUMN tidak berhenti pada pelatihan, tetapi juga mencakup pendampingan usaha, pengembangan kualitas produk, digitalisasi pemasaran, hingga membuka akses terhadap peluang pasar yang lebih luas.

"PLN ingin UMKM binaan memiliki daya saing yang semakin kuat. Dengan kemampuan tersebut, produk-produk lokal dari Nunukan diharapkan mampu menembus pasar internasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah," ujarnya.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Nunukan dinilai memiliki posisi strategis untuk mengembangkan perdagangan lintas negara. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, PLN optimistis semakin banyak UMKM lokal yang mampu naik kelas, memperluas pasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025