Samarinda – Apa yang awalnya berfokus pada pengelolaan sampah kini berkembang menjadi pusat edukasi lingkungan yang ramai dikunjungi berbagai kalangan. Berkat dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Bank Sampah Ramli Graha Indah di Samarinda terus menunjukkan perkembangan dan manfaat yang dirasakan masyarakat hingga saat ini.
Sejak menerima dukungan PLN pada tahun 2022, Bank Sampah Ramli tidak hanya memperkuat aktivitas pengelolaan sampah, tetapi juga memperluas perannya sebagai sarana pembelajaran lingkungan bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga instansi yang ingin mempelajari pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Direktur Bank Sampah Ramli Graha Indah, Annisa Yasmin, mengungkapkan bahwa bantuan PLN menjadi salah satu pendorong berkembangnya berbagai program yang kini dijalankan.
"Dukungan PLN sangat membantu kami dalam mengembangkan kegiatan yang lebih luas. Saat ini kami aktif memberikan edukasi, pelatihan, hingga berbagi pengalaman kepada masyarakat yang ingin belajar tentang pengelolaan sampah dan lingkungan," ujarnya.
Saat ini, Bank Sampah Ramli rutin menerima kunjungan edukatif dari berbagai sekolah, perguruan tinggi, komunitas, maupun instansi. Aktivitas tersebut turut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah sejak dari rumah dan menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Annisa menambahkan, manfaat program TJSL PLN masih terus dirasakan hingga sekarang dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat.
"Program ini membantu kami menjangkau lebih banyak masyarakat untuk belajar mengenai pengelolaan sampah. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengelola bank sampah, tetapi juga oleh masyarakat yang memperoleh pengetahuan dan kesadaran lingkungan," tambahnya.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat berkelanjutan dan mampu mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari bantuan yang diberikan, tetapi juga dari dampak yang terus tumbuh dan berkembang setelah program berjalan.
"PLN ingin menghadirkan program yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Kami bersyukur Bank Sampah Ramli kini berkembang menjadi wadah edukasi lingkungan yang memberikan manfaat berkelanjutan serta menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk peduli terhadap pengelolaan sampah," kata Chaliq.
Melalui program TJSL, PLN UID Kaltimra akan terus mendukung berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.(Adv)














