JATIM — Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Berdasarkan pantauan, Sabtu 16 Mei 2026, kurs 1 dolar Amerika Serikat mencapai Rp17.602,95.
Angka itu naik dibanding awal Januari 2026 yang masih berada di kisaran Rp16.668 per dolar AS.
Dalam beberapa bulan terakhir, kenaikan nilai tukar dolar tercatat mendekati Rp1.000.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan masyarakat tak perlu khawatir selama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa masih tenang hadapi situasi ekonomi.
“Purbaya sekarang populer banget. Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, nggak usah khawatir,” ucap Prabowo, Sabtu 16 Mei 2026.
Ia juga menilai bahwa fluktuasi dolar tidak terlalu berdampak bagi mereka yang hidup di desa-desa
“Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa gak pake dolar. Yang pusing yang itu, yang suka keluar negeri,” ucapnya.
Untuk itu Presiden Prabowo meminta seluruh pihak tetap percaya terhadap kekuatan ekonomi nasional.
“Percaya, ekonomi kita kuat. Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita. Percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat,” imbuhnya. (Deni)










