KUBAR — Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar aksi bersih-bersih bertajuk 'Gerakan Indonesia ASRI Langit Biru' di Pasar Jaras dan Barong, Jumat 21 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan dalam rangka menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan.
Aksi sosial itu dipimpin langsung Ketua DPC Demokrat Kubar, Noratim. Anggota DPRD Kubar, Adrianus dan Meni Debora turut hadir bersama pengurus serta kader Demokrat Kubar.
Noratim mengatakan, aksi bersih-bersih merupakan bentuk komitmen Partai Demokrat mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui gotong royong.
Kegiatan itu merupakan agenda tahunan partai dalam rangka menyambut hari ulang tahun Demokrat yang diperingati setiap 09 September.
Katanya, kegiatan itu tak hanya sekedar membersihkan pasar, tetapi juga menyerap aspirasi pedagang yang akan disampaikan kepada pemerintah melalui anggota DPRD Demokrat.
"Kita juga turun ke lapangan, dialog dengan masyarakat, menyerap aspirasi mereka, apa yang menjadi persoalan," ujarnya.
Noratim menilai kondisi Pasar Jaras masih sangat membutuhkan perhatian, terutama terkait kebersihan, akses jalan, area parkir dan tempat pembuangan sampah.
"Di Pasar Jaras ini saya lihat sangat kumuh. Jalannya masih perlu dibenahi, lapangan parkirnya, terus tempat pembuangan sampah juga masih berantakan," paparnya.
Mantan anggota DPRD Kubar ini menyoroti Pasar Barong yang berada di kawasan pusat Kota Sendawar. Kondisi lingkungan di kawasan itu dinilai perlu mendapat perhatian agar tetap bersih dan tertata.
"Di jantung Kota Sendawar ini jangan sampai kelihatan sampah berhamburan. Demokrat sangat peduli tentang kebersihan," ungkapnya.
Selain persoalan kebersihan, Noratim menyoroti keterbatasan modal yang dihadapi pelaku UMKM.
Para pedagang mengaku terpaksa meminjam kepada rentenir dengan bunga mencapai 20 persen per minggu.
"Tadi kita tanya juga, tidak ada bantuan dari pemerintah tentang modal UMKM. Ini sangat kita sayangkan, mereka terpaksa meminjam ke rentenir," terangnya.
Berbagai persoalan di Pasar Jaras dan Barong, tambah Noratim, akan menjadi bahan bagi anggota DPRD Demokrat untuk disampaikan kepada pemerintah daerah.
"Nanti Adrianus dan Meni Debora, dari Partai Demokrat yang duduk di DPRD, akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah," tutupnya. (Jantro)














