Balikpapan – Polda Kalimantan Timur resmi menuntaskan seluruh rangkaian Seleksi Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 melalui Sidang Akhir yang digelar di Gedung Mahakam Polda Kaltim. Proses penentuan kelulusan berlangsung secara terbuka dengan melibatkan pengawas internal maupun eksternal sebagai bentuk komitmen terhadap rekrutmen yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Sidang akhir dipimpin oleh Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H., M.Han., didampingi Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si., serta dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Kaltim yang tergabung dalam Panitia Penerimaan.
Tahapan ini menjadi penentu akhir bagi para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, hingga tes kesamaptaan jasmani. Seluruh proses dilaksanakan sesuai ketentuan dengan mengedepankan objektivitas dan akuntabilitas.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi mengacu pada prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Menurutnya, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil yang diperoleh selama mengikuti seluruh tahapan seleksi, tanpa adanya intervensi ataupun praktik percaloan.
"Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara profesional dan objektif. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta," tegasnya.
Ia juga mengimbau para orang tua dan peserta agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku dapat meloloskan peserta menjadi anggota Polri dengan meminta sejumlah uang.
Bagi peserta yang dinyatakan lulus, tahapan berikutnya adalah mengikuti pendidikan pembentukan di lembaga pendidikan Polri sesuai jalur dan kompetensi masing-masing. Sementara itu, peserta yang belum berhasil diharapkan tetap mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi pada kesempatan mendatang.
Melalui penerapan prinsip BETAH, Polda Kalimantan Timur berkomitmen menghadirkan proses rekrutmen anggota Polri yang profesional, berintegritas, serta mampu melahirkan personel yang siap menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.












