Payload Logo
PPU

Pemkab PPU dan pihak BRIN. (Dok: Prokopim PPU)

Soroti Masalah Aplikasi Terpisah, Pemkab PPU dan BRIN Evaluasi Layanan Digital

Penulis: Berby | Editor: Syamsuddin
4 September 2026

PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengevaluasi efektivitas layanan digital di daerah.

Evaluasi yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati PPU dan berfokus pada pengkajian Model Nilai Publik E-Government.

Isu utama yang menonjol dalam diskusi tersebut adalah persoalan integrasi aplikasi antarinstansi.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah PPU, Chairur Rozikin, menyoroti risiko tumpang-tindih pekerjaan akibat belum optimalnya integrasi sistem digital, khususnya di sektor-sektor krusial seperti pelayanan kesehatan.

"Jangan sampai digitalisasi justru membuat pekerjaan menjadi berulang karena data atau laporan harus dimasukkan ke beberapa aplikasi yang berbeda. Ini menjadi salah satu hal yang perlu kita evaluasi bersama," tegas Chairur.

Guna membenahi hal tersebut, tim peneliti BRIN yang dipimpin Uchaimid Biridlo'i Robby memetakan berbagai indikator utama. Penilaian tidak hanya melihat kemajuan teknologi, tetapi juga mengukur kriteria berikut:

Efisiensi Internal: Koordinasi antarperangkat daerah, penggunaan sumber daya, serta beban kerja organisasi.

Kualitas Layanan Publik: Kesetaraan akses, efektivitas sistem, dan kecepatan respons terhadap keluhan warga.

Tingkat Kepercayaan: Partisipasi publik, transparansi informasi, dan dampak sosial dari kebijakan digital.

Chairur menekankan bahwa riset lapangan langsung ini menjadi sarana penting untuk memotret realitas yang tidak terekam dalam kuesioner formal.

Para pejabat pengelola e-government yang hadir diimbau untuk memberikan gambaran objektif terkait tantangan teknis maupun operasional di lapangan.

Melalui kemitraan riset ini, Pemkab PPU menargetkan hadirnya ekosistem digital yang ringkas dan fungsional ketimbang sekadar menambah jumlah aplikasi.

“Target, hadirnya ekosistem digital yang ringkas dan fungsional ketimbang jumlah aplikasi,” tutupnya.

Hasil kajian BRIN nantinya akan dijadikan rujukan resmi dalam menyusun rekomendasi kebijakan transformasi digital yang terpadu dan berdampak langsung bagi masyarakat PPU. (Adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025