BONTANG — Proyek pengerjaan jalan di kawasan Gotong Royong, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, kembali berlanjut.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Bontang, Gunawan Tricahya, menyampaikan di sekitaran proyek juga sudah dipasang garis polisi (Police Line).
“Kemarin (Minggu) dikerjakan. Pengecoran dan termasuk sudah dipasang police line,” ucap Gunawan kepada katakaltim, Senin 12 Oktober 2026.
Gunawan mengaku pihaknya optimistis pekerjaan yang menelan anggaran hampir Rp3 miliar itu bisa selesai tepat waktu.
“Kami optimis selesai tepat waktu. Kami selalu push kontraktornya, mengingat kontrak tersisa 2 bulan lagi,” kata dia.
Sebelumnya warga Bontang memprotes pengerjaan jalan tersebut. Sebab berpotensi membahayakan pengendara. Khususnya anak-anak yang kerap bermain di wilayah tersebut.
“Ini ndak ada safety—nya ini. Ini ndak aman dilalui. Untuk keselamatan anak-anak tidak ada,” ucap Hamka, warga setempat, saat mengabarkan kejadian itu kepada katakaltim, Jumat 9 Oktober 2026.
Hamka tampak kesal sebab besi dowel yang nongol di jalan tersebut tak berlangsung hanya sehari-dua hari. Tapi dua bulan.
“Ini sudah dua bulan begini. Ini demi keselamatan warga ini. Jadi warga itu jangan (dimarahi) kalau bersuara,” ujarnya.
Proyek tersebut menelan APBD Bontang dengan nilai Rp2.983.726.935. Tertanggal kontrak pada 27 April 2026 dengan masa pengerjaan selama 210 hari.
Alasan pengerjaan proyek terhambat sementara karena kekurangan semen. Sebab vendornya, Varia Beton, kehabisan semen. (Agu)











