BONTANG - Sistem Riil Informasi Terpadu (SIRINDU) menjadi inovasi andalan Pemerintah Kota Bontang dalam mengumpulkan data stunting di Kota Taman ini.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal mengatakan inovasi ini digalakkan dalam rangka mendukung visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang memberi perhatian besar pada penanganan stunting di daerah ini.
"Karena kami melihat masih perlu ada effort (dukungan) khusus untuk stunting karena perhatian Bunda Walikota dan Bapak Wakil Walikota sangat concern (memperhatikan) terhadap stunting ini sehingga kita berupaya teman-teman Dinkes menghubungi kami untuk menyiapkan SIRINDU," jelasnya, saat ditemui Katakaltim Selasa 14 Juli 2026.
Ia menyebut SIRINDU akan menjadi jembatan sebelum nantinya data ini dilimpahkan pada Portal Satu Data.
"Jadi kita olah dulu datanya di situ (SIRINDU) kemudian data akhirnya nanti akan kita tarik masuk semuanya ke Portal Satu Data. Karena Portal itu menjadi satu-satunya yang diakui oleh Pemerintah," jelasnya
Andi Hasanuddin juga menyebut bahwa pihaknya telah mengintegrasikan Portal Satu Data Kota Bontang dengan data di Pemerintah Provinsi, bahkan di Pemerintah Pusat.
Untuk diketahui, saat ini SIRINDU masih dalam tahapan pengembangan. Termasuk masih membutuhkan tahapan sosialisasi.
"Kemarin itu masih ada selisih sekitar 1000 data yang di-upload di database SIRINDU. Karena kita di SIRINDU itu nanti sudah berbasis geospasial dan juga sudah berbasis NIK. Nah, itu kemarin ada beberapa data dari hasil timbang yang belum memiliki NIK dan berbeda data orang tuanya sehingga itu masih kita lakukan updating," pungkasnya. (Adv)














