SAMARINDA — Rangkaian Roundtable Discussion (RTD) Nagara Institute-Akbar Faizal Uncensored (AFU) hadir di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Agenda ini berlangsung di Universitas Mulawarman (Unmul) pada Selasa, 10 Februari 2026.
Forum mengangkat tema strategis, yaitu ‘Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Era Ekonomi Baru’.
Direktur Eksekutif Nagara Institute sekaligus founder AFU, Akbar Faizal, menyampaikan bahwa RTD ini bukan sekadar diskusi semu.
Alih-alih hanya menjadi seminar searah, kegiatan ini dirancang sebagai wadah adu gagasan lintas disiplin yang memadukan antara teori akademis dengan realitas hukum dan bisnis.
Salah satu hal paling menarik dari perhelatan di Bumi Etam adalah hadirnya formasi pembicara yang sangat kontras namun saling melengkapi.
Mulai dari pakar hukum tata negara Prof. Satya Arinanto, praktisi hukum, Edi Sewandono, serta ekonom Mohamad Dian Revindo.
Ketiganya juga merupakan peneliti senior Nagara Institute yang akan memantik jalannya diskusi dengan menyampaikan temuan awal terkait peran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Kehadiran mereka di kampus tertua di Provinsi Kaltim bertujuan menguji sejauh mana konsep BPI Danantara aman secara regulasi dan menguntungkan bagi perekonomian daerah.
RTD Nagara Institute-AFU juga berencana menghadirkan Rieke Diah Pitaloka, Anggota Komisi XIII DPR RI dan Irma Natalia Hutabarat, Aktivis Sosial Politik.
Akbar Faizal menekankan bahwa RTD ini juga menjadi ‘jembatan’ bagi suara daerah.
“Samarinda dan Kalimantan Timur adalah pilar ekonomi nasional, sangat menarik untuk melihat bagaimana para intelektual dari Universitas Mulawarman bersinergi dengan pakar dari Jakarta untuk memberikan catatan kritis terhadap kebijakan pusat,” tuturnya.
Akbar Faizal juga menegaskan output dari pelaksanaan RTD Nagara Institute- AFU di Samarinda pun sangat konkret.
Tidak berhenti di meja diskusi, seluruh aspirasi dari Kaltim akan dibukukan dan diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai sumbangsih pemikiran dari daerah untuk masa depan perekonomian Indonesia.
Sebelumnya, RTD Nagara Institute-AFU telah hadir di tiga kota besar Indonesia, yaitu Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung.
Samarinda pun menjadi kota keempat dalam rangkaian pelaksanaan diskusi meja bundar ini.
Seluruh jalannya RTD akan tayang secara eksklusif (live streaming) melalui kanal YouTube @AkbarFaizalUncensored (AFU) agar masyarakat dapat mengakses dan mengikuti jalannya forum.
Tentang Nagara Institute
Nagara Institute adalah lembaga independen yang berfokus pada riset kebijakan publik, isu demokrasi, tata kelola, kebijakan ekonomi, dan pemerintahan.
Sebagai bagian dari Nagara Group, Nagara Institute aktif menyediakan analisis, riset strategis, serta program advokasi berbasis data untuk memperkuat kualitas kebijakan publik di Indonesia.
Tentang Akbar Faizal Uncensored
Akbar Faizal Uncensored (AFU) adalah kanal digital independen yang menghadirkan diskusi mendalam mengenai politik, kebijakan publik, hukum, dan isu strategis nasional.
Program diskusi dalam bentuk podcast ini dipandu oleh Akbar Faizal, selaku Anggota DPR RI Periode 2009-2014 dan 2014-2019 yang terkenal dengan gaya wawancara dan moderasi tajam, kritis, dan berani membahas topik-topik sensitif secara ‘tanpa sensor’.
Dengan pendekatan kritis dan informatif, AFU telah menjadi referensi publik dalam memahami isu-isu kebangsaan secara lugas dan faktual. (Ali)











