Payload Logo
Mahasiswa ITKES WHS

Mahasiswa ITKES Wiyata Husada Samarinda (WHS) menggelar aksi pengabdian masyarakat bagi 30 lansia di Posyandu Lili, Kelurahan Dadimulya (Dok: Ali/katakaltim)

Tak Hanya Periksa Kesehatan, Mahasiswa ITKES WHS Kuatkan Mental Lansia Lewat Terapi Afirmasi di Samarinda

Penulis: Ali | Editor: Syamsuddin
20 Februari 2026

SAMARINDA — Mahasiswa ITKES Wiyata Husada Samarinda (WHS) sukses menggelar pengabdian masyarakat bagi 30 lansia di Posyandu Lili, Kelurahan Dadimulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu lalu.

Kegiatan ini memadukan pemeriksaan kesehatan gratis dengan edukasi penanggulangan Osteoarthritis atau nyeri sendi yang menjadi keluhan utama para lansia.

Mahasiswa ITKES WHS

Kegiatan berlangsung dengan dukungan Kecamatan Samarinda Ulu, Kelurahan Dadimulya, serta tim Puskesmas Segiri.

Bertujuan memberikan akses informasi kesehatan yang tepat sekaligus pendampingan langsung kepada masyarakat lanjut usia.

Tak hanya fokus pada kesehatan fisik, momen paling berkesan terjadi saat sesi Terapi Afirmasi yang dipandu dosen pendamping, Ns. Chrisyen Damanik.

Kesehatan

Dalam sesi tersebut, para lansia diajak membangun semangat sembuh melalui penguatan pikiran positif.

“Kesehatan fisik sangat dipengaruhi oleh ketenangan pikiran. Melalui afirmasi positif, kita mengajak para lansia untuk mencintai tubuh mereka dan tetap optimis meski di usia senja,” ucapnya.

Suasana haru pun terasa ketika para lansia mengikuti sesi tersebut dengan penuh khidmat. Salah satu peserta mengaku tersentuh dengan perhatian yang diberikan.

“Kami merasa sangat diperhatikan. Tidak hanya diperiksa badannya, tapi hati kami juga dikuatkan oleh bapak dosen dan adik-adik mahasiswa,” ungkapnya.

Samarinda

Lurah Dadimulya, Achmad Suriani, menyambut baik kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi warganya.

Ia berharap ilmu yang diberikan, termasuk senam sederhana bagi lansia, dapat terus dipraktikkan di rumah dan mempererat silaturahmi antarwarga.

Ketua Posyandu Lili, Musrifa Tohir, juga menilai program ini memberikan dampak positif.

Selain edukasi senam lansia, kegiatan juga meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah.

“Lansia sangat senang karena bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus edukasi yang mudah dipahami,” ujarnya.

Ketua panitia kegiatan, Silvia Radhina Arta Lestari, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari praktik Stase Gerontik Profesi Ners ITKES WHS.

Sebelumnya, mahasiswa melakukan survei bersama RT dan kader posyandu untuk mengidentifikasi keluhan utama lansia.

“Dari hasil survei, Osteoarthritis menjadi prioritas. Kami memberikan intervensi berupa senam kursi serta edukasi diet rendah purin untuk membantu mencegah asam urat,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa juga menyerahkan video edukasi kepada kader Posyandu Lili agar materi senam dan penanganan Osteoarthritis dapat terus dipraktikkan secara mandiri oleh warga.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan kualitas kesehatan lansia dapat meningkat serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk menghadirkan program serupa di Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda. (Ali)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025