Payload Logo
Polda Kaltim

Kapolda Kaltim saat memimpin Apel di Markas Polda Kaltim, Kota Balikpapan (dok: Han/katakaltim)

Tanggapi Isu BBM hingga Rencana Unjuk Rasa, Kapolda Kaltim Minta Anggota Lakukan Antisipasi Dini

Penulis: Han | Editor: Agung
16 April 2026

BALIKPAPANKapolda Kaltim, Endar Priantoro, meminta seluruh jajarannya waspada atas berbagai isu strategis yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), baik dari tingkat global, nasional, maupun lokal.

Hal tersebut disampaikan Endar dalam arahannya pada Senin 13 April 2026 saat Apel di Markas Polda Kaltim Kota Balikpapan.

Ia menilai dinamika global yang kian kompleks, terutama akibat konflik internasional, turut berdampak pada sektor ekonomi, pangan, dan energi, sehingga bisa memengaruhi stabilitas keamanan di daerah.

“Dinamika global saat ini sangat dinamis dan sulit diprediksi, sehingga kita harus siap menghadapi dampaknya terhadap stabilitas keamanan,” ucap Endar.

Di tingkat nasional, Endar menyoroti sejumlah isu yang dinilai sensitif, seperti persoalan bahan bakar minyak (BBM), reformasi Polri, Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi, hingga wacana “Reformasi Jilid 2”.

Menurut dia, isu-isu tersebut berpotensi memicu gangguan kamtibmas jika tidak dikelola dengan baik.

“Apabila tidak kita kelola dengan baik, isu-isu ini dapat memicu gangguan kamtibmas bahkan delegitimasi pemerintah,” katanya.

Sementara di tingkat daerah, sejumlah persoalan juga menjadi perhatian, mulai dari kelangkaan BBM, sengketa lahan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga isu lingkungan.

Selain itu, aparat juga diminta mengantisipasi rencana aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026 di Kantor Gubernur Kaltim dan DPRD Kaltim.

Endar menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif, mengingat Kaltim memiliki peran strategis sebagai wilayah penyangga IKN yang menjadi sorotan nasional dan internasional.

Untuk itu, ia meminta langkah-langkah strategis dilakukan, termasuk pengendalian persepsi publik, penanggulangan hoaks, serta peningkatan patroli siber.

“Kita harus mampu mengendalikan ruang publik dan media, serta waspada terhadap penyebaran hoaks dan teknologi seperti deepfake,” ujarnya.

Selain itu, pengawasan distribusi BBM juga diminta diperketat guna mencegah penimbunan dan panic buying di masyarakat.

“Pastikan distribusi berjalan lancar, awasi potensi penimbunan, dan edukasi masyarakat agar tidak panik,” kata Endar.

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan deteksi dini melalui fungsi intelijen serta kesiapan operasi kontinjensi.

Dalam menghadapi aksi unjuk rasa, Endar meminta jajarannya mengedepankan pendekatan humanis.

“Kedepankan pendekatan berbasis kepercayaan atau trust based approach dalam setiap penanganan aksi,” imbuhnya.

Di akhir arahannya, Endar mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas dan menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng institusi Polri.

“Anggota tidak boleh menjadi trouble maker dan harus menjaga nama baik institusi Polri,” tegasnya. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025