BALIKPAPAN — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan memindahkan 50 warga binaan ke Lapas Kelas IIA Samarinda awal Minggu lalu.
Katanya untuk mengurangi kepadatan hunian sekaligus mengoptimalkan pembinaan dan penguatan keamanan.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan mutasi tersebut bukan hanya pemindahan administratif.
Melainkan bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Selain itu, pemindahan ini bertujuan memastikan proses pembinaan berjalan lebih efektif dan terarah sesuai tahapan masa pidana masing-masing warga binaan.
“Kami juga memastikan seluruh warga binaan yang dimutasi dalam kondisi sehat dan aman selama perjalanan,” ucap Agus, Kamis 12 Februari 2026.
Pemindahan ini memberi kesempatan bagi warga binaan mengikuti program pembinaan lanjutan di Lapas Kelas IIA Samarinda, sehingga proses pembinaan dapat lebih optimal.
Proses mutasi dilakukan dengan pengawalan ketat oleh petugas Rutan Balikpapan yang bersinergi dengan aparat kepolisian.
Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari pengeluaran narapidana dari kamar hunian, pengambilan sidik jari, hingga pencatatan dalam buku register sebagai bagian dari administrasi pemasyarakatan.
“Petugas kami juga melaksanakan pemeriksaan barang dan pemeriksaan badan guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang dibawa oleh warga binaan,” ungkap Agus.
Sebelum diberangkatkan, para warga binaan juga mendapatkan arahan dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Muhammad Adi Putra.
Dalam arahannya, ia menekankan agar seluruh warga binaan tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan selama proses pemindahan, serta mengikuti program pembinaan di tempat yang baru dengan sikap kooperatif.
Agus berharap, dengan adanya mutasi ini, kondisi hunian di Rutan Balikpapan menjadi lebih kondusif. Ia juga optimistis pelayanan serta pembinaan terhadap warga binaan dapat semakin maksimal.
“Kami terus berkomitmen mendukung pelaksanaan sistem pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berintegritas,” tutupnya. (Han)










