Padang Pariaman — Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, terus dilakukan. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Tim SAR Korpolairud BKO Polda Jawa Barat membangun jembatan sementara di Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, guna mengembalikan akses transportasi warga yang terputus akibat bencana.
Kegiatan penanganan bencana tersebut dilaksanakan pada Rabu (7/1/2026) dan berada di wilayah hukum Polres Padang Pariaman. Sebanyak 28 personel gabungan dikerahkan, terdiri atas personel Selam Olah Gerak dan Penyelamatan (Silongmat) Direktorat Polair, Silongmat Direktorat Poludara, serta tenaga kesehatan Korpolairud.
Seluruh personel didukung peralatan SAR dari Ditpolair dan Ditpoludara, serta perlengkapan pendukung dari Polres Padang Pariaman. Fokus utama kegiatan adalah pembangunan jembatan darurat agar aktivitas masyarakat di Kecamatan Patamuan kembali berjalan normal.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago mengatakan, kehadiran Tim SAR Korpolairud merupakan wujud sinergi Polri lintas wilayah dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana.
“Polri bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan peralatan SAR untuk membantu masyarakat. Jembatan sementara ini diharapkan dapat segera memulihkan akses warga, memperlancar distribusi bantuan, serta mendukung kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erdi.
Proses pembangunan jembatan sementara dilakukan secara terkoordinasi dengan Polres Padang Pariaman dan instansi terkait di lapangan, sehingga kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Melalui langkah tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bagian dari garda terdepan dalam penanganan serta pemulihan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.









