Payload Logo
Rudy Mas’ud

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji (dok: istimewa)

21.903 Mahasiswa Baru di Kaltim Nikmati Gratispol

Penulis: Agung Ardaus | Editor:
31 Januari 2026

KALTIM — Program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Gratispol terus menunjukkan dampak nyata di sektor pendidikan.

Pada tahun perkuliahan 2025–2026, sebanyak 21.903 mahasiswa baru yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Kaltim resmi mendapatkan bebas biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk semester pertama.

Samarinda

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal menyampaikan realisasi ini sesuai dengan perencanaan yang dianggarkan melalui APBD Perubahan 2025.

Katanya sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi emas Kaltim yang unggul dan berdaya saing.

“Alhamdulillah salah satu program Gratispol, yakni gratis biaya kuliah, telah terealisasi. Sebanyak 21.903 mahasiswa baru di Kaltim mendapatkan bebas UKT untuk semester satu,” ujar Faisal dalam keterangan resminya, Sabtu 31 Januari 2026.

Tak berhenti di situ, Pemprov Kaltim memastikan cakupan program Gratispol akan jauh lebih luas pada tahun 2026.

Melalui APBD 2026, bantuan pendidikan bakal diberikan kepada mahasiswa semester satu hingga semester delapan.

Baik di kampus wilayah Kaltim maupun melalui skema kerja sama dengan perguruan tinggi di luar daerah.

Total penerima diperkirakan mencapai sekitar 124 ribu mahasiswa, mencakup jenjang S1, S2, hingga S3.

“Untuk 2026 penerima akan jauh lebih banyak, karena berlaku bagi mahasiswa semester satu sampai delapan yang memenuhi ketentuan,” ucap juru bicara Pemprov Kaltim itu.

Sesuai ketentuan, program Gratispol diberikan selama 8 semester untuk Sarjana (S1), 4 semester untuk Magister (S2), dan 6 semester untuk Doktoral (S3).

Namun demikian, seluruh calon penerima wajib mendaftar secara mandiri melalui laman resmi https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id.

Selain pendaftaran, mahasiswa juga harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki KTP Kaltim, berdomisili minimal tiga tahun, serta tidak sedang menerima beasiswa lain.

“Tidak boleh beasiswa dobel. Dan yang paling penting, wajib mendaftar. Bagaimana panitia bisa memverifikasi kalau tidak ada data yang masuk,” tegas Faisal.

Untuk anggaran yang digelontorkan bagi 53 kampus dan 21.903 mahasiswa baru ini sebanyak Rp105,352,330,327.

Program Gratispol menjadi salah satu komitmen nyata Pemprov Kaltim dalam memastikan akses pendidikan tinggi yang adil dan merata bagi generasi muda di Benua Etam. (Agu)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025