BALIKPAPAN — Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) Cabang Balikpapan mendukung penuh operasional Bandara Internasional Nusantara IKN yang resmi beroperasi sejak Juni 2025.
General Manager AirNav Cabang Balikpapan, Suryadi, mengatakan bahwa AirNav berperan penting dalam menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas udara di bandara yang menjadi bagian dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.
“AirNav berperan dalam memantau serta memastikan keseluruhan alur lalu lintas udara di Bandara Internasional Nusantara IKN berjalan aman dan lancar,” ujar Suryadi kepada awak media, Senin 5 Januari 2026.
Menurut Suryadi, dukungan AirNav tidak hanya terbatas pada pelayanan navigasi penerbangan, tetapi juga mencakup pemantauan langsung aktivitas di menara Air Traffic Control (ATC).
Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap pergerakan pesawat, baik lepas landas maupun mendarat, sesuai dengan standar keselamatan penerbangan yang berlaku.
“Sebagai operator navigasi penerbangan, kami aktif memonitor kegiatan di tower ATC untuk menjaga keselamatan, keteraturan, dan efisiensi lalu lintas udara,” kata dia.
Bandara Internasional Nusantara IKN sendiri direncanakan akan dikembangkan menjadi bandara komersial penuh.
Pengerjaan pengembangan bandara tersebut ditargetkan rampung secara keseluruhan pada tahun 2028.
Bandara ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 347 hektare dan dilengkapi terminal penumpang yang dirancang mampu melayani hingga 1,6 juta penumpang per tahun, atau sekitar 420 penumpang per jam.
Dari sisi fasilitas sisi udara, bandara ini memiliki runway sepanjang 3.000 meter serta apron yang mampu menampung sejumlah pesawat berbadan besar secara bersamaan.
Dengan spesifikasi tersebut, Bandara Internasional Nusantara IKN diproyeksikan menjadi salah satu simpul transportasi udara strategis yang mendukung konektivitas nasional sekaligus operasional skala internasional di masa mendatang. (Han)






