Payload Logo
Samarinda

Musda Golkar Samarinda (Dok: Deni/katakaltim)

Bicara Pilkada Samarinda, Andi Harun: Tinggal Siapa yang Mau Berteman

Penulis: Wira Yud | Editor: Agung
9 Agustus 2026

SAMARINDA — Wali Kota Samarinda Andi Harun hadiri Musyawarah Daerah (Musda) partai Golkar Samarinda, Sabtu 8 Agustus 2026.

Saat menyambut, Andi Harun menegaskan tak akan mendukung calon kepala daerah yang bermain uang (money politics). Sebab figur yang menerapkan politik uang belum tentu terpilih.

Bahkan Andi Harun mengklaim, dirinya terpilih jadi Wali Kota Samarinda tidak dengan cara kotor semacam itu.

"Demi Allah demi rasul saya tidak selamat dunia akhirat kalau saya main money politik, satu rupiah pun,” ucap Andi Harun.

Sehingga, kata dia, untuk mendapatkan dukungannya, partai Golkar wajib mengikuti prinsip yang ia junjung selama ini.

“Dan saya akan mendukung calon yang tidak main uang,” tegasnya.

Klaim Sangat Berpengaruh

Lebih jauh Andi Harun mengingatkan seluruh kader Golkar bahwa dirinya adalah figur yang sangat berpengaruh pada Pilkada Samarinda mendatang.

Sebagai bukti pada pemilu Samarinda sebelumnya ia adalah calon tunggal. Tanpa ada kelompok lain yang menantang.

"Ini mahal ni nanti Wali Kota, karena dikatakan bahwa preferensi pemilih di Kota Samarinda ada kaitannya dengan dan besar pengaruhnya dengan Wali Kota sekarang,” ucap Andi Harun.

“Tinggal siapa yang mau berteman,” sambungnya dibalas senyuman tipis para kader Golkar.

Lebih jauh lagi, ia memaparkan pihak yang mempraktikkan politik uang hanya akan menghabiskan banyak anggaran. Biaya demokrasinya sangat tinggi.

Dampaknya, setelah mendapatkan jabatan pelaku money politics akan berupaya mengembalikan anggarannya, bahkan kemungkinan jadi koruptor.

“Dia nanti kalau berkuasa jadi maling. Hanya akan memikirkan bagaimana uangnya kembali,” tandasnya.

Apresiasi ke Golkar

Dalam kesempatan itu Andi Harun juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada sekretaris Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, karena mengusung tanpa menerima sepeser pun.

“Terima kasih juga pak Sekjen (Muhammad Husni Fahruddin), saya tidak membayar sepeser pun di Partai Golkar,” ucap Andi Harun.

Ia menambahkan, meskipun dinamika politik di Samarinda sangat kompleks, tapi Andi Harun optimis untuk kembali memimpin Kota Tepian 2 periode.

"Makanya kalau berpolitik itu jangan banyak bunyi. Siapa sangka kalau saya ketemu Ketum, pengurus DPP (pusat), ketemu di daerah, bolehlah kita bersilat. Tapi kan ada juga jalan-jalan tikus yang bisa di tempuh,” ucap Andi Harun dibalas ketawa.

Terakhir Andi Harun memberi wejangan kepada para kader Golkar. Ia mengatakan kualitas politik dipengaruhi oleh kualitas partai politik.

Dalam Musda partai Golkar kali ia meyakini, selain mengangkat pemimpin baru, juga akan memperbaiki budaya organisasi.

"Dan yang paling penting dalam musyawarah ini adalah upaya untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kepemimpinan di masa yang akan datang, khususnya di Kota Samarinda,” harapnya. (Wira)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025