SAMARINDA — Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyetujui progres penataan kawasan Pasar Pagi, termasuk pengembangan loading dock dan area bongkar muat untuk meningkatkan kualitas kawasan perdagangan di Samarinda.
Pun demikian, ia minta seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan aktivitas para pedagang, sehingga roda perekonomian terus berjalan baik.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat pembahasan progres pembangunan Pasar Pagi yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, Jumat (24/7/2026).
Dalam rapat tersebut, tim pelaksana memaparkan perkembangan pekerjaan yang tengah berjalan.
Meliputi penataan Jalan Pande dan Jalan Temenggung, pembangunan loading dock, serta area bongkar muat barang yang dirancang untuk mendukung kelancaran distribusi logistik di kawasan Pasar Pagi.
Selain itu, dipaparkan pula rencana pembangunan berbagai sarana dan prasarana pendukung guna memperkuat fungsi Pasar Pagi sebagai pusat perdagangan yang tertata, nyaman, aman, dan representatif.
Penataan kawasan juga diharap bisa meningkatkan estetika lingkungan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat.
Menanggapi itu, Wali Kota Andi Harun setuju atas progres pembangunan yang sudah berjalan.
Tapi, ia mengingatkan setiap tahapan dilakukan secara cermat dan terukur. Tetap mengutamakan kelancaran aktivitas perdagangan.
“Yang terpenting, pembangunan ini jangan sampai mengganggu operasional toko-toko di sekitarnya,” tegas Andi Harun.
Pemerintah Kota Samarinda, kata dia, berkomitmen memastikan proses pembangunan berjalan seiring dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sehingga, revitalisasi kawasan dapat terlaksana tanpa mengurangi produktivitas para pedagang.
Melalui penataan yang berkelanjutan, Pemkot Samarinda berharap Pasar Pagi dapat berkembang menjadi kawasan perdagangan yang lebih modern, tertib, nyaman.
“Dan memiliki sistem distribusi barang yang lebih baik, sekaligus memperkuat daya saing sektor perdagangan di Kota Samarinda,” tandasnya. (Wira)














