Payload Logo
PPU

PPU kembangkan potensi garam (dok: istimewa)

Dinas Perikanan PPU Kembangkan Potensi Garam dari Air Laut

Penulis: Gung | Editor: Afri
5 November 2026

PENAJAM – Kekayaan wilayah pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membuka peluang pengembangan usaha produksi garam lokal.

Dinas Perikanan PPU mendorong pemanfaatan air laut sebagai bahan baku untuk menghasilkan garam yang dapat memenuhi kebutuhan berbagai sektor, mulai dari konsumsi hingga peternakan dan perkebunan.

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan metode produksi garam menggunakan teknologi penampungan berlapis plastik High-Density Polyethylene (HDPE) pernah diuji coba di kawasan Pejala.

Hasilnya menunjukkan potensi yang menjanjikan, terutama dari segi kebersihan dan tampilan produk.

“Kita diberkahi dengan laut yang luas dan pasokan air laut yang melimpah. Metode pengkristalan menggunakan plastik HDPE ini sudah pernah kita uji cobakan di Pejala, dan hasilnya luar biasa. Garam yang dihasilkan sangat putih dan berkualitas bagus,” ujar Andi.

Menurutnya, peluang pengembangan garam lokal perlu dilihat lebih luas karena pemanfaatannya tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga.

Garam juga dibutuhkan dalam kegiatan ekonomi lain, termasuk sektor peternakan yang menjadi salah satu potensi usaha masyarakat PPU.

Dalam peternakan sapi, misalnya, garam dapat dimanfaatkan sebagai sumber mineral untuk menunjang kebutuhan nutrisi ternak.

Sementara itu, penggunaannya di sektor perkebunan juga perlu dikaji berdasarkan jenis tanaman dan kondisi tanah agar penerapannya sesuai dengan kebutuhan agronomis.

“Fungsi garam ini bukan hanya untuk kebutuhan konsumsi manusia, tetapi juga untuk ternak seperti sapi dan sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit maupun tanaman lainnya,” jelasnya.

Dinas Perikanan menilai ketersediaan air laut yang melimpah menjadi modal awal untuk mengembangkan kegiatan produksi tersebut.

Namun, pengembangan lebih lanjut tetap membutuhkan pengujian metode, penguatan keterampilan masyarakat, serta penghitungan kebutuhan dan kualitas hasil produksi.

Potensi pasar juga menjadi pertimbangan penting. Kebutuhan garam dari berbagai sektor dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat pesisir apabila produksi lokal mampu memenuhi standar mutu dan berlangsung secara konsisten.

Andi berharap uji coba yang pernah dilakukan di Pejala dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan produksi garam secara lebih terarah.

Dengan pemanfaatan sumber daya pesisir dan dukungan teknologi pengolahan, PPU diharapkan memiliki alternatif komoditas ekonomi baru.

Pengembangan garam lokal juga berpeluang memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, sepanjang kapasitas produksi dan kualitasnya dapat memenuhi kebutuhan pasar. (Adv)

Dilihat 692 kali