KUTIM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meminta seluruh sekolah memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk memastikan penyaluran bantuan perlengkapan belajar kepada siswa berjalan tepat sasaran.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengatakan kelengkapan dan keakuratan data siswa menjadi faktor penting dalam penyaluran berbagai program bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Jika masih ada siswa yang belum menerima bantuan, kemungkinan besar karena datanya belum terdata di Dapodik oleh operator sekolah,” kata Mulyono di Sangatta.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan mencakup seragam, sepatu, buku, dan alat tulis untuk siswa di sekolah negeri maupun swasta.
Karena itu, setiap satuan pendidikan diminta memastikan data siswa tercatat dengan benar dan diperbarui secara berkala.
Mulyono mengingatkan operator sekolah agar tidak mengabaikan proses pendataan karena dapat berdampak pada akses siswa terhadap bantuan pendidikan.
“Kami minta operator sekolah rutin melakukan pembaruan data, jangan sampai anak-anak kehilangan haknya hanya karena persoalan input data,” tegasnya.
Menurutnya, data yang tertib akan memudahkan pemerintah memetakan kebutuhan siswa sekaligus mendukung kelancaran penyaluran bantuan.
Disdikbud Kutim juga terus memantau proses pendataan di seluruh satuan pendidikan.
“Saat ini banyak program bantuan untuk para siswa di Kutim, jadi jangan sampai lagi ada siswa yang tidak mendapatkan bantuan,” katanya.
Mulyono berharap pembaruan Dapodik dapat membantu memastikan seluruh siswa yang memenuhi kriteria memperoleh bantuan sesuai ketentuan, sehingga kebutuhan perlengkapan belajar mereka dapat terpenuhi. (Adv)














