Payload Logo
Kepala UPBU Melalan Kutai Barat, Bernard Repelita Purba

Kepala UPBU Melalan Kutai Barat, Bernard Repelita Purba. (Dok:Jantro/katakaltim)

Harga Avtur Naik, Tiket Pesawat Melak-Balikpapan Masih Normal

Penulis: Jantro | Editor: Salsabila Resa
19 Mei 2026

KUBAR - Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Melalan Kutai Barat (Kubar), Bernard Repelita Purba, memastikan harga tiket pesawat rute Melak-Balikpapan masih normal meski harga avtur (bahan bakar psawat) naik.

Maskapai memiliki rencana melakukan penyesuaian tarif. Namun, kebijakan tidak dapat dilakukan sepihak karena harus mengacu pada regulasi Kementerian Perhubungan.

Dalam penerbangan ada tarif batas atas dan tarif batas bawah. Jadi, maskapai tidak bisa langsung menaikkan harga sendiri," ujar Purba kepada Katakaltim di Sendawar, Selasa 19 Mei 2026.

Dijelaskannya, harga tiket pesawat berbeda dengan transportasi darat yang cenderung tetap. Sementara itu, tarif penerbangan bersifat fluktuatif tergantung waktu pemesanan dan jumlah kursi yang tersedia.

Untuk pembelian tiket, Purba menyarankan memesan lebih awal sebelum keberangkatan agar memperoleh harga yang lebih normal. Sebab, pembelian tiket mendadak atau last minute biasanya membuat harga tiket lebih mahal.

Untuk rute Melak-Balikpapan, harga tiket normal berkisar Ro1,2 juta hingga Rp1,3 juta. Namun nominal itu bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi penerbangan dan ketersediaan kursi.

Saat ini penerbangan di Bandara Melalan tersedia setiap hari. Bahkan pada Rabu dan Minggu terdapat dua kali jadwal penerbangan karena tingginya permintaan penumpang.

"Permintaan masyarakat untuk menggunakan transportasi udara hingga kini masih cukup tinggi," terangnya.

UPBU Bandara Melalan juga terus mengupayakan pengembangan runway atau landasan pacu. Langkah itu dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penerbangan.

Namun, rencana pengembangan runway masih terkendala kondisi geografis. Ujung landasan berbatasan dengan jurang, sementara sisi lainnya terdapat pemukiman warga dan jalan utama.

Purba menambahkan, program perpanjangan runway sebenarnya telah lama direncanakan. Namun, pelaksanaannya belum maksimal karena efesiensi anggaran.

"Programnya sudah lama direncanakan, tetapi masih terkendala anggaran," paparnya. (Jan)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025