KUTIM — Kementrian Haji dan Umrah Kutai Timur (Kutai Timur) resmi berkantor sejak Januari 2026.
Sebelumnya kementerian ini merupakan Direktorat Jenderal (Ditjen) penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag).
Pemisahan ini usai Pemerintah Indonesia resmi membentuk Kementerian Haji dan Umrah pada 8 September 2025, dengan pelantikan Gus Irfan sebagai Menteri pertama.
Pembentukan kementerian ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan terhadap jemaah haji dan umrah Indonesia.
Di Kutim sendiri, pihak kementerian mulai resmi berkantor sejak awal Bulan Januari 2026. Dikepalai oleh Basmawati Sija.
"Pada dasarnya Enggak ada perubahan. Hanya saja, karena Penyelenggaraan haji dan umrah sudah berpisah dengan Kementerian agama sehingga pengelolaan Penyelenggaraan Haji dan Umrah dikelola sendiri, berdiri sendiri," terangnya saat ditemui Katakaltim, Selasa 6 Januari 2026 di Sangatta.
Ia berharap Kementerian ini dapat meningkatkan pelayanan haji dan umrah menjadi lebih baik, profesional, transparan, dan terfokus.
Saat ini kantor Kemenhaj tetap berada di lokasi sebelumnya, saat masih menjadi Seksi Peneyelenggaraan Haji dan Umrah di Lingkungan Kantor Kemenag Kutim. (Cca)






