Payload Logo
Job Fair 2025 Kukar

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat Pantau Job Fair 2025 (dok: prokompim)

Job Fair Everyday Siap Diluncurkan, Kukar Perkuat Upaya Tekan Kemiskinan

Penulis: Saputra | Editor: Salsabila Resa
23 April 2026

KUKAR — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menyampaikan penanganan kemiskinan melalui dua pendekatan utama, yakni bantuan langsung dan pemberdayaan masyarakat kabupaten Kukar.

Ia menyebut, Kemiskinan yang tidak tertangani dengan baik berpotensi memicu berbagai persoalan sosial, termasuk meningkatnya angka kriminalitas.

Olehnya, pemerintah daerah berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan.

“Secara garis besar, strategi penanganan kemiskinan ada dua. Pertama bantuan langsung atau charity, dan kedua pemberdayaan,” ucap Aulia, Selasa 21 April 2026.

Ia menjelaskan, Bantuan langsung diberikan kepada masyarakat yang sudah tidak produktif, seperti lanjut usia atau mereka yang tidak lagi mampu bekerja. Kelompok ini akan dimasukkan dalam penerima bantuan langsung tunai dari pemerintah.

Sementara itu, bagi masyarakat usia produktif, pemerintah daerah mendorong pendekatan pemberdayaan melalui berbagai program. Salah satunya adalah program “Kukar Siap Kerja” yang dirancang untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

Selain itu, Pemkab Kukar juga mengembangkan program klinik wirausaha mandiri serta mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai alternatif sumber penghasilan masyarakat.

“Selama masyarakat masih mau bekerja, pemerintah akan membantu dan mengupayakan agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan,” jelasnya.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Pemkab Kukar juga mengubah konsep job fair yang sebelumnya digelar dua kali dalam setahun menjadi program berkelanjutan bertajuk “Job Fair Everyday”. Program ini direncanakan akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah akan mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja, sekaligus menyesuaikan kompetensi yang dimiliki dengan kebutuhan industri.

“Pencari kerja cukup mengisi data diri, kompetensi, dan keterampilan. Sementara pemberi kerja menyampaikan kualifikasi yang dibutuhkan. Nantinya sistem akan mempertemukan keduanya secara langsung,” ujarnya.

Tak hanya itu,Ia juga menegaskan bagi masyarakat yang belum memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja, pemerintah akan mengarahkan mereka ke program pelatihan. Data peserta pelatihan akan terintegrasi dalam sistem, sehingga memudahkan proses peningkatan kapasitas tenaga kerja.

Di sisi lain, Pemkab Kukar juga terus mendorong pengembangan sektor produktif seperti pertanian dan peternakan sebagai bagian dari upaya mengatasi meningkatnya angka kemiskinan.

“Usaha-usaha produktif akan terus kita galakkan agar masyarakat memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Sap)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025