BONTANG — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Usman, mengonfirmasi kabut asap yang menyelimuti Kota Bontang dalam dua hari terakhir bukan berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Bontang.
Katanya kondisi ini lebih dipengaruhi asap kiriman dari wilayah sekitar Bontang yang saat ini menghadapi Karhutla.
“Kalau untuk kabut, tidak bisa dipungkiri sekarang ini kita dikelilingi Kutai Timur, Kutai Kartanegara, bahkan Kutai Barat. Kebakaran juga ada di mana-mana,” kata Usman kepada Katakaltim.
Usman juga menyebut, arah angin turut membawa asap dari wilayah lain masuk ke Bontang. Apalagi kurun beberapa hari terakhir, angin barat membuat asap bergerak menuju wilayah Kota Bontang.
Katanya, karakter asap kiriman yang berada di atmosfer membuat kabut lebih terlihat dari kejauhan, terutama di kawasan perbukitan.
Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta membuat jarak pandang di permukaan Kota Bontang terganggu.
“Bontang aman. Walaupun satu-dua-tiga hari ini kabut memang begitu, itu bukan karena Bontang terjadi kebakaran besar-besaran. Itu akibat kabut kiriman,” tegasnya.
Usman mengimbau masyarakat tidak panik, katanya kondisi ini belum menunjukkan dampak kesehatan dalam skala besar di Bontang.
“Belum ada laporan dari rumah sakit bahwa terjadi ISPA besar-besaran akibat asap ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, BPBD Bontang berencana membagikan masker kepada masyarakat, sebagai langkah antisipasi terhadap paparan asap. (Cca)











