BONTANG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bontang mengimbau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di semua intansi Pemerintah Kota Bontang, untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi publik yang dibutuhkan.
Kepala Dinas Kominfo Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, menyebut Pemerintah menargetkan Kota Bontang menjadi Zona Badan Publik Informatif.
"Makanya, kami terus menghimbau teman-teman yang sudah kami bantu untuk fasilitasi website termasuk juga Wi-Fi-nya kita sediakan, maka kami minta ini feedback-nya untuk lebih terbuka, jadi gampang diakses oleh masyarakat," jelasnya.
Andi Hasanuddin, mereka menargetkan 45 badan atau instansi di Pemerintahan Kota Bontang yang difasilitasi website.
Sudah sebagian yang terfasilitasi, sejumlah 33 dari total 45 yang direncanakan.
"Sisa tujuh website yang belum ready, 33 sudah ready," jelasnya.
Ia mengatakan, pengelolaan informasi publik ini lebih lebih ketat kemanannya. Dibandingkan dengan webstite yang lama.
"Karena di awal kita sering diserang keamanan kaitannya dengan keamanan informasi. Maka kemudian kami buat website baru yang berbasis Laravel," jelasnya.
Jenis ini dianggap memiliku tingkat keamanan yang tertinggi.
Disamping itu, Dinas Kominfo juga melakukan perbaikan pada firewall-nya.
"Terus teman-teman (pengelola), kita dampingi untuk untuk bagaimana melakukan penginputan website yang bagus. Setelah 80% teman-teman sudah paham baru kita serah terimakan dan kemudian mereka yang mengelola sendiri," jelasnya.
Andi Hasanuddin juga mengungkapkan, pihaknya melakukan pemantauan terhadap keterbukaan informasi yang dikelola. Utamanya melalui lomba PPID Award, yang rutin dilaksanakan. (Adv)














