BONTANG — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Oloan Pasaribu, mengingatkan seluruh kader PAN agar menjaga soliditas dan menghindari konflik internal.
Edi Oloan Pasaribu sampaikan itu saat menggelar konsolidasi bersama pengurus DPD PAN Kota Bontang di Gedung Sport Center Kelurahan Loktuan, Minggu 2 Agustus 2026.
Anggota DPR RI Fraksi PAN Edi Oloan Pasaribu kukuhkan ratusan Relawan PAN Bontang di Gedung Sport Center Kelurahan Loktuan, Minggu 2 Agustus 2026 (Dok: Caca/katakaltim)
Dalam arahannya, Edi Oloan Pasaribu mengajak kader belajar dari pengalaman salah satu partai politik yang menurutnya pernah jadi yang terkuat sekitar 20 tahun lalu. Tapi kemudian mengalami kemunduran akibat perpecahan di internal.
"Saya mau kasih contoh, coba cek 20 tahun yang lalu. Ada partai yang nomor satu. Top. Punya presiden. Berkelahi, pecah belah. Kita belajar dari sini," kata Edi.
Anggota Komisi II DPR RI itu menegaskan, PAN tidak boleh mengulangi kondisi serupa. Kekompakan harus jadi modal untuk mewujudkan target politik partai pada Pemilu 2029.
Ia juga meminta semua kader mengesampingkan perselisihan dan mengarahkan energi partai untuk bekerja melayani rakyat.
"Karena bantu rakyat itu cara terbaik kita membesarkan partai," tandasnya.
DPR RI Dapil Kaltim itu lebih jauh mengingatkan para kader tidak saling menjatuhkan maupun menyebar fitnah yang bisa memicu perpecahan.
"Makanya jangan berkelahi. Jangan iri dengki. Jangan saling fitnah. Jangan pecah belah. Ini loh ada anggota DPR RI. Kita konsolidasi bersatu. Orang yang bersatu saja susah mencapai tujuannya, apalagi berkelahi," pinta dia.
Dalam konsolidasi tersebut, PAN juga membahas target menghadapi Pemilu 2029, termasuk menambah kursi DPR RI dari Dapil Kaltim menjadi dua kursi.
Kemudian target merebut kursi DPRD Kaltim, serta membidik kemenangan di jabatan eksekutif Kota Bontang. (Cca)












