Payload Logo
Mahyunadi

Wabup Kutim Mahyunadi (dok:nik/katakaltim)

Mahyunadi Sebut Kutim Punya Kekayaan Budaya, Minta Pengembangannya Lebih Kreatif

Penulis: | Editor: Salsabila Resa
13 September 2026

KUTIM -  Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi menilai daerah yang dipimpinnya kini tidak hanya memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA), tetapi juga kekayaan seni dan budaya yang dinilai dapat dikembangkan menjadi kekuatan baru bagi daerah.

Ia meminta agar keberagaman budaya yang dimiliki Kutim perlu dijaga sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan.

Potensi ini juga dinilai dapat memberi dampak lebih luas jika dikemas secara kreatif tanpa meninggalkan identitas dan kearifan lokal.

“Kita harus mampu mengembangkan budaya dengan tetap mempertahankan kearifan lokal, tetapi juga mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman,” ujarnya, saat ditemui beberapa waktu lalu. 

Pengembangan seni dan budaya tidak hanya berkaitan dengan upaya pelestarian. Kekayaan tersebut juga dapat menjadi bagian dari pembangunan daerah, termasuk melalui sektor pariwisata.

Selain panorama alam dan wisata religi, seni serta budaya lokal dinilai memiliki daya tarik yang dapat mendatangkan wisatawan. 

Kehadiran wisatawan itu kemudian diharapkan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Contohnya melalui penginapan, kuliner, dan cenderamata. 

Karena itu, Mahyunadi mendorong para pelaku seni untuk mengemas kesenian tradisional dengan pendekatan yang lebih kreatif. 

Kolaborasi dengan bentuk seni kekinian, menurut Mahyunadi dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda dan masyarakat yang lebih luas. 

Apalagi, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat saat ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan seni dan budaya Kutim secara lebih luas.

Mahyunadi juga turut mengingatkan agar kegiatan kesenian tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat. 

Menurutnya, seni dan budaya dapat menjadi sarana membangun karakter sekaligus mendukung pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia. 

“Kesenian harus memberi dampak positif dan menjadi bagian dari pembangunan SDM,” pungkas Mahyunadi. (Adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025