KALTIM — Presiden Prabowo Subianto menyempatkan hadir di Kota Balikpapan pada Senin 12 Januari 2026 dalam rangka meresmikan kilang minyak terbesar di Indonesia.
Dalam pertemuan meriah itu, Presiden Prabowo mengabsen sejumlah pejabat. Ia menyebut nama Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan sejumlah pejabat Kaltim.
Kemudian Presiden juga menyebut nama Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud—saudara Rudy Mas’ud.
Presiden pun tampak keheranan. Terlihat seperti ingin menyinggung “dinasti politik” di Kaltim.
Meski begitu, Presiden Prabowo tidak mempersoalkan. Yang penting keduanya dipilih dengan cara yang baik.
“Ini saudara ini? Kakak adik? Ohh kakak adik ya? Gak apa-apa. Asal dipilihnya bener,” ucap Presiden direspons dengan tawa hadirin.
Lalu Presiden dengan nada candaan memanggil nama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.
“Nahh Wakil Gubernur ini orang Gerindra,” ucap Presiden sambil tersenyum. “Jangan Golkar aja. Friend (teman). Kita friend,” sambung Presiden lagi direspons ketawa.
Menanggapi itu, Ketua Gerindra Kaltim, Seno Aji mengatakan arahan Presiden Prabowo sudah jelas.
“Sudah jelas arahannya,” ucap Seno Aji sambil senyum-senyum saat ditanyai katakaltim di Kota Samarinda, Senin 19 Januari 2026.
Seno Aji juga membeberkan pihaknya di Gerindra diberikan arahan khusus oleh Presiden Prabowo.
"Ya arahan khusus tentu saja ada tapi kan itu strategi internal ya," tukas Seno.
Mantan Wakil Rakyat Kaltim itu juga mengaku sempat menemui Prabowo seorang diri.
Pada pertemuan itu, Seno Aji menjelaskan perkembangan Partai Gerindra di Benua Etam.
Salah satu yang ia sampaikan adalah bergabungnya Bupati Kukar, Bupati Penajam Paser Utara, dan Bupati Mahakam Ulu ke dalam Partai Gerindra.
"Kami laporkan bahwa kondisi Gerindra di sini sangat baik. Ada beberapa kepala daerah yang bergabung sama Gerindra,” jelas Seno Aji.
Dia menambahkan bahwa pihaknya di Gerindra Kaltim juga sempat menggelar rapat internal dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Sugiono.
Bersama dengan Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi untuk membahas pengembangan partai di Kaltim.
“Dan juga setelah itu kami rapat khusus dengan Sekjen Pak Sugiono dan ketua OKK DPP Pak Pras," pungkasnya. (Ali)














