Payload Logo
Kepala DPPPA Kutim

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim Idham Cholid (dok:nik/katakaltim)

Kutim Perkuat Sekolah Ramah Anak untuk Lindungi Siswa

Penulis: | Editor: Salsabila Resa
19 September 2026

KUTIM - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, memperkuat penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) di satuan pendidikan untuk memastikan siswa mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan terlindungi.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim Idham Cholid mengatakan rasa aman dan nyaman menjadi salah satu dasar agar anak dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

“Anak harus merasa nyaman terlebih dahulu di sekolah,” ucapnya, di Sangatta, Kamis 17 September 2026.

Penerapan SRA tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan indikator program, tetapi juga memastikan lingkungan sekolah mampu mendukung tumbuh kembang anak.

Idham mengatakan penerapan SRA menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian Kabupaten Layak Anak (KLA). Kutim masih berada pada predikat Madya dalam penilaian KLA 2025 sehingga peningkatan berbagai indikator menjadi perhatian pemerintah daerah.

Ia menilai upaya menciptakan sekolah ramah anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Tidak hanya DPPPA, tetapi juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), keluarga, masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya.

“Dari rasa nyaman itu, guru akan lebih mudah membangun karakter dan prestasi peserta didik,” ujarnya.

Menurut Idham, setiap sekolah dapat menerapkan strategi SRA sesuai kondisi masing-masing. Namun, penerapannya tetap diarahkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan inklusif.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Fasilitator Nasional Satuan Pendidikan Ramah Anak Baharuddin. Kegiatan diikuti 25 peserta dari lima sekolah secara langsung serta 170 sekolah lainnya melalui daring.

Pemerintah daerah berharap penerapan SRA tidak hanya menjadikan sekolah sebagai tempat belajar, tetapi juga ruang yang mendukung pembentukan karakter, pengembangan potensi dan pencapaian prestasi peserta didik. (Adv)

Dilihat 694 kali