BONTANG – Posisi strategis Kota Bontang sebagai kawasan industri terus membuka peluang investasi baru. Tidak hanya mengandalkan sektor industri besar, Bontang kini memiliki potensi kuat untuk berkembang sebagai pusat logistik yang menopang aktivitas ekonomi regional.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Muhammad Aspiannur, menyebut keberadaan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan dan Kawasan Industri Estate (KIE) menjadi modal penting bagi Bontang untuk memperkuat perannya sebagai simpul logistik industri.
Menurutnya, arus barang dan kebutuhan industri yang terus bergerak menciptakan peluang besar bagi sektor pendukung, mulai dari penyediaan gudang, jasa transportasi, hingga layanan pengiriman barang berskala industri.
“Bontang memiliki potensi besar karena ditopang oleh kawasan industri dan akses logistik. Ini membuka peluang bagi investasi seperti gudang bonded, trucking, hingga freight forwarding,” ujar Aspiannur.
Ia menjelaskan, perkembangan industri tidak hanya membutuhkan fasilitas produksi, tetapi juga sistem rantai pasok yang kuat. Dengan adanya layanan logistik yang berkembang, aktivitas industri dapat berjalan lebih efisien sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dan pelaku bisnis lokal.
Ke depan, sektor logistik dinilai dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi baru Bontang. Investasi di bidang pergudangan, distribusi, dan jasa pendukung industri diharapkan mampu memperkuat daya saing kota serta menciptakan lapangan kerja baru.
“Logistik menjadi bagian penting dalam ekosistem industri. Ketika sektor ini tumbuh, maka akan banyak sektor lain yang ikut bergerak,” tambahnya.
Dengan potensi tersebut, Bontang tidak hanya dipandang sebagai kota industri, tetapi juga berpeluang berkembang menjadi pusat layanan logistik yang mendukung kebutuhan industri di kawasan Kalimantan Timur.(*)














