KUBAR — Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kutai Barat (Disarpus Kubar) telah menyiapkan perpustakaan digital bernama IKubar.
Pustakawan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kubar, Bambang, mengatakan inovasi ini lahir karena dampak pandemi covid-19 yang melanda seluruh wilayah di dunia.
Agar masyarakat tetap melek literasi, mereka menghadirkan aplikasi tersebut, di samping berkunjung ke berbagai lokasi melalui program perpustakaan keliling (Pusling).
“Karena orang sudah terbiasa dengan pertemuan melalui zoom. Nah untuk mengatasi ini kami lakukan alternatif, di antaranya Pusling dan membuat aplikasi digital,” katanya kepada katakaltim, Rabu (11/9).
Dia mengatakan iKubar dapat diakses selama masih ada jaringan internet. Platform ini tentu saja memudahkan masyarakat memperoleh fasilitas bacaan.
Baca Juga: Perkuat Minat Literasi, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kubar Datang Langsung Ke Masyarakat
Aplikasi ini dapat diakses melalui smartphone, tablet, laptop dan desktop berbasis Android. Dapat diunduh di Play Store.
Tujuan aplikasi ini antara lain:
1. Menungkatkan literasi daerah disrupsion teknologi dengan mengembangkan aplikasi perpustakaan berbasis sosial media untuk mendekati perpustakaan milenial.
2. Meningkatkan budaya baca dengan menyediakan bahan pustaka yang relevan berkualitas dan valid.
3. Mengembangkan layanan pustaka yang berbasis teknologi dengan melibatkan masyarakat atau publik.
4. Memberikan kemudahan akses informasi dari dan untuk masyarakat yang dinamis dengan mobilitas yang tinggi.
Bambang lebih lanjut menyampaikan saat ini Perpusda Kubar juga telah mengusulkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk peningkatan sarana perpustakaan termasuk pembangunan gedung perpustakaan.
"Tapi itu baru usulan. Usulannya bukan hanya memperbaiki sarana, tapi juga membikin gedung baru dengan fasilitas yang lebih lengkap,” pungkasnya. (*)