BALIKPAPAN — Program mudik gratis yang digelar PT PLN (Persero) kembali diminati masyarakat di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Tingginya minat warga terlihat dari cepatnya kuota peserta yang langsung terpenuhi pada hari pertama pembukaan pendaftaran.
Program yang difasilitasi melalui PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman tanpa biaya transportasi menjelang Idulfitri.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa jumlah peserta yang diberangkatkan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu peserta yang berangkat dari Balikpapan sekitar 250 orang. Tahun ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 550 orang,” kata Chaliq, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, seluruh peserta mudik gratis diberangkatkan menggunakan kapal laut menuju Surabaya, Jawa Timur, melalui kerja sama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
Menurutnya, skema keberangkatan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya PLN juga menyiapkan armada bus dari Balikpapan menuju Banjarmasin, kali ini seluruh peserta diberangkatkan melalui jalur laut menuju Surabaya.
“Metode keberangkatan tahun ini seluruhnya menggunakan kapal. Jadi semua peserta kami berangkatkan menuju Surabaya,” jelasnya.
Chaliq menambahkan, tingginya minat masyarakat sudah terlihat sejak pendaftaran dibuka pada 25 Februari. Dalam waktu beberapa jam saja, seluruh kuota langsung terpenuhi.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Begitu pendaftaran dibuka, siang harinya kuota sudah habis,” ujarnya.
Salah satu peserta mudik gratis, Slamet Nurul Ishani, mengaku bersyukur dapat mengikuti program tersebut karena sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung.
Ia mengatakan akan mudik bersama keluarganya menuju Surabaya. Total ada empat anggota keluarga yang ikut dalam perjalanan tersebut.
“Ini pertama kalinya saya ikut program mudik gratis seperti ini. Sangat membantu sekali,” katanya.
Slamet bahkan datang lebih awal ke lokasi keberangkatan untuk memastikan tidak tertinggal jadwal kapal. Ia tiba sekitar pukul 23.30 WITA karena memperkirakan kondisi akan ramai oleh peserta lain.
Meski sempat menghadapi kendala saat proses pendaftaran akibat tingginya minat masyarakat, ia menilai program ini sangat bermanfaat bagi warga yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman.
Selain tiket kapal, peserta juga mendapatkan perlengkapan perjalanan yang telah disiapkan oleh panitia sebagai bagian dari paket keberangkatan.
PLN berharap program mudik gratis ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.(adv)














