KUTAI KARTANEGARA — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, beserta jajaran melakukan kunjungan ke dua site PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).
Yaitu PHM Lapangan Handil Central Processing Area (HCA) dan PHM Senipah, Peciko, & South Mahakam (SPS) yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Jumat (27/2/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Otorita IKN dan pelaku usaha sektor energi tersebut.
Selain peninjauan lapangan, Otorita IKN bersama PT PHM juga melaksanakan diskusi terbuka guna membahas berbagai peluang kerja sama dan kolaborasi pembangunan IKN serta Superhub Ekonomi Nusantara (SEN).
Pembahasan mencakup program unggulan setiap instansi, potensi kolaborasi dalam sektor lingkungan dan penguatan langkah diversifikasi sektor ekonomi di IKN.
Dalam sambutannya, Basuki menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dan dukungan untuk perizinan dalam mendukung operasional sektor usaha di Nusantara.
“Kami memastikan dukungan OIKN dalam perizinan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PT PHM, sehingga kolaborasi kita akan menjadi lebih baik, ke depannya,” ucap Basuki dalam sambutannya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut meninjau sejumlah fasilitas operasional PHM dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Yaitu Dermaga PHM Handil Central Asia yang berada di wilayah Kecamatan Muara Jawa, Lapangan serta Dermaga di PHM Senipah, Peciko, & South Mahakam yang berada di wilayah Kecamatan Samboja.
General Manager PT PHM, Setyo Sapto Edi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Otorita IKN dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan.
“Kami sangat didukung penuh oleh Otorita IKN untuk bisa menjalankan operasi kami dengan baik tentunya,” sambut Setyo.
Setyo menambahkan kemudahan perizinan yang kini terpusat di IKN menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan.
“Segala perizinan juga sekarang sudah lebih dimudahkan, yang dulu sebagian harus ke Jakarta, sekarang cukup di Otorita IKN. Itu merupakan suatu kemudahan-kemudahan operasi buat kami,” ucapnya.
“Tentunya ke depan, kami akan terus mendukung program-program pemerintah untuk kemandirian energi dan untuk memajukan Otorita IKN bersama-sama,” sambungnya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan kemudahan berusaha sekaligus meningkatkan efektivitas operasional perusahaan di kawasan Nusantara.
Pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem energi dan kemudahan berusaha yang kompetitif. (Han)














