KUBAR — Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Bupati Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, akan membangun tiga gedung SMP dengan skema multiyears (kontrak tahun jamak) dengan total anggaran sebesar Rp50 miliar.
Adapun rencana pembangunan sekolah tersebut diantaranya, SMPN 1 Sekolaq Darat dengan pagu Rp20 miliar, SMPN 1 Linggang Bigung Rp20 miliar dan SMPN 5 Melapeh Rp10 miliar.
Kadisdikbud Kabupaten Kubar melalui Kabid PPD, Yusuf Subyarwono menjelaskan, proyek pembangunan fisik sekolah dengan skema multiyears dibiayai APBD mulai tahun 2026.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif strategis dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) unggul di Kutai Barat.
"Rencana pembangunannya tahun 2026 dan rampung tahun 2028. Ini baru tahun pertama kita akan melaksanakan proyek multiyears," ujar Yusuf kepada Katakaltim di ruang kerjanya, Selasa 20 Januari 2026.
Tak hanya itu, kata Yusuf, Bupati Kutai Barat telah menganggarkan Rp4 miliar untuk program smart classroom (kelas pintar). Lima sekolah tingkat SMP akan difasilitasi ruang pembelajaran berbasis digital modern.
Program ini akan menunjang proses belajar mengajar yang lebih efektif dan modern. Teknologi ini akan membuat Siswa lebih semangat belajar
Sekolah itu diantaranya, SMPN 1 Sekolaq Darat, SMPN 1 Linggang Bigung, SMPN 5 Melapeh, SMPN 1 Melak dan SMPN 1 Barong Tongkok.
"Perlu diketahui, smart classroom ini adalah program dari pak bupati, dan ini yang pertama kali juga nantinya di Kutai Barat," tutupnya. (Jantro)














