Samarinda — Sampah yang selama ini dipandang sebagai barang tak bernilai kini berubah menjadi sumber kepedulian. Melalui Program Sedekah Sampah Bernilai, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda turut mendukung gerakan sosial yang mengubah hasil pengelolaan sampah menjadi bantuan bagi Rumah Kanker Samarinda.
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Samarinda Ulu pada Rabu (17/6) ini menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak untuk menghadirkan solusi lingkungan sekaligus kepedulian sosial.
Melalui program ini, masyarakat diajak memilah dan mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi. Sampah tersebut kemudian dikelola dan dijual, dengan hasil penjualannya dimanfaatkan untuk membantu operasional Rumah Kanker Samarinda.
Camat Samarinda Ulu, Sujono, M.Si., mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam program tersebut. Ia menilai Sedekah Sampah Bernilai menjadi inovasi yang mampu menyatukan kepedulian lingkungan dengan aksi kemanusiaan.
“Program ini memberikan pesan bahwa sesuatu yang sederhana seperti memilah sampah dapat menghasilkan manfaat besar. Selain menjaga lingkungan tetap bersih, masyarakat juga dapat ikut membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Sujono.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam membangun lingkungan yang sehat sekaligus meningkatkan rasa kepedulian sosial di masyarakat.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan bahwa kontribusi PLN tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Keberlanjutan bukan hanya tentang energi, tetapi juga tentang bagaimana setiap langkah dapat memberi manfaat bagi sesama. Program Sedekah Sampah Bernilai membuktikan bahwa kebiasaan kecil seperti memilah sampah mampu menghadirkan perubahan besar,” ungkap Chaliq.
Ia menambahkan, PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat agar berbagai program sosial maupun lingkungan dapat terus berkembang di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menyampaikan bahwa program tersebut sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Program ini tidak hanya membantu mengurangi persoalan sampah, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat. Harapannya, gerakan seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi,” kata Adrian.
Melalui Sedekah Sampah Bernilai, PLN bersama para pemangku kepentingan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.
Gerakan sederhana ini menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.(Adv)














