BALIKPAPAN – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN UID Kaltimra) dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali menuai apresiasi nasional. Melalui program Rumah BUMN Nunukan: Serambi UMKM di Wilayah Perbatasan, PLN UID Kaltimra berhasil meraih Platinum Alignment Nusantara CSR Awards 2026 pada kategori Ketahanan Ekonomi Masyarakat dan Rantai Nilai.
Penghargaan yang diberikan oleh La Tofi School of Social Responsibility di Jakarta Selatan ini menjadi bukti keberhasilan PLN dalam membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha, memperluas akses pasar, memperkuat rantai nilai, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Prestasi ini juga memperpanjang catatan positif PLN UID Kaltimra yang selama tiga tahun berturut-turut meraih penghargaan pada ajang Nusantara CSR Awards. Sebelumnya, pada 2024 penghargaan diraih melalui Program Pengembangan Kawasan Wisata dan UMKM Pantai Ambalat, sedangkan pada 2025 melalui Program Sekolah Pantai Indonesia (SPI) di SMKN 5 Balikpapan.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen PLN dalam menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan.
"Rumah BUMN Nunukan kami hadirkan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, sekaligus membuka akses menuju pasar yang lebih luas. Ketika masyarakat berkembang, ekonomi daerah akan semakin kuat dan pembangunan berkelanjutan dapat terwujud," ujarnya.
Menurut Chaliq, kawasan perbatasan memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung melalui pendampingan yang berkelanjutan, kolaborasi berbagai pihak, dan akses terhadap peluang usaha yang lebih luas.
Rumah BUMN Nunukan kini berkembang menjadi pusat pemberdayaan UMKM yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari pelatihan kewirausahaan, peningkatan kualitas produk, penguatan legalitas usaha, sertifikasi, digitalisasi pemasaran, hingga promosi dan perluasan akses pasar. Pendampingan tersebut telah meningkatkan daya saing UMKM binaan, bahkan membuka peluang untuk menembus pasar internasional.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Kaltimra, Muchamad Meiryandi, menambahkan keberhasilan program tersebut tidak lepas dari sinergi PLN bersama pemerintah daerah, komunitas, akademisi, dan pelaku UMKM.
"Rumah BUMN Nunukan bukan sekadar tempat pelatihan, tetapi telah menjadi ruang kolaborasi yang membantu UMKM semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jaringan pemasaran. Inilah esensi pemberdayaan yang sesungguhnya," jelasnya.
Melalui penghargaan Platinum Nusantara CSR Awards 2026, PLN UID Kaltimra kembali menegaskan komitmennya menghadirkan program TJSL yang tidak hanya bersifat filantropi, tetapi juga mampu mendorong transformasi sosial dan ekonomi masyarakat. Rumah BUMN Nunukan menjadi bukti bahwa pendampingan yang konsisten mampu melahirkan UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan siap membawa produk unggulan perbatasan menuju pasar nasional hingga global. (Adv)














