Balikpapan – Di balik lancarnya aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri, terdapat kerja besar yang tidak terlihat dalam menjaga pasokan listrik tetap stabil. PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) memastikan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara berada dalam kondisi andal.
Peran tersebut dijalankan melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang terus diperkuat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengembangkan jaringan interkoneksi antara Kaltim dan Kaltara, sehingga sistem kelistrikan di kedua wilayah dapat saling terhubung dan mendukung satu sama lain.
Jaringan transmisi tegangan tinggi yang telah dibangun kini mencapai lebih dari 900 kilometer sirkuit dengan ribuan menara transmisi yang tersebar di sejumlah daerah. Infrastruktur ini menjadi tulang punggung dalam mendistribusikan listrik secara merata, sekaligus menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan energi di masing-masing wilayah.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa keandalan listrik yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil dari proses panjang pembangunan sistem yang terencana.
Menurutnya, keberadaan sistem interkoneksi memungkinkan PLN mengalirkan daya dari wilayah yang memiliki kelebihan pasokan ke daerah yang membutuhkan. Dengan begitu, kondisi kelistrikan tetap stabil, bahkan saat terjadi lonjakan konsumsi seperti di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri.
Selain pembangunan jaringan, PLN juga melakukan berbagai upaya pendukung seperti pengujian sistem, pemeliharaan rutin, serta koordinasi intensif dengan unit operasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rantai pasok listrik, mulai dari pembangkitan hingga ke pelanggan, berjalan tanpa gangguan.
Dengan kesiapan tersebut, PLN UIP KLT optimistis masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman serta merayakan Idulfitri tanpa khawatir terhadap gangguan listrik. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan energi yang aman, stabil, dan berkelanjutan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.(adv)










