BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mengintensifkan persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Gedung Mahakam, Balikpapan, Senin (9/3/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, didampingi Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Sejumlah instansi yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir, termasuk Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi, Badan Narkotika Nasional (BNN), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, hingga stakeholder seperti Angkasa Pura I, Jasa Raharja, Jasa Marga, PLN, serta otoritas pelabuhan Balikpapan dan Samarinda.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menjamin keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama periode Lebaran, khususnya saat arus mudik dan balik.
Menurutnya, lonjakan mobilitas masyarakat setiap Idul Fitri berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan, mulai dari kepadatan lalu lintas hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar potensi kerawanan dapat diantisipasi lebih awal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan bahwa rakor ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi dan strategi antarinstansi dalam menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kesiapan tidak hanya difokuskan pada pengamanan, tetapi juga pelayanan publik, termasuk kelancaran transportasi dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
“Koordinasi yang kuat akan memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan selama momentum Lebaran,” jelasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh unsur terkait dapat bekerja secara terpadu dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kalimantan Timur selama Idul Fitri 1447 H.











