Payload Logo
Tanam jagung serentak polda

Gerakan tanam jagung serentak kuartal I tahun 2026 digelar di Balikpapan Timur sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.(dok : han/kk)

Tanam Raya Jagung Serentak, Kapolda Kaltim: Target 1.600 Hektare Tahun Ini

Penulis: Han | Editor:
8 Maret 2026

Balikpapan — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur mulai menggerakkan program penanaman jagung serentak pada kuartal pertama 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan penanaman di wilayah Kalimantan Timur dipusatkan di Kecamatan Balikpapan Timur dengan luas awal mencapai 44,7 hektare. Lahan tersebut tersebar di lingkungan Polda Kaltim serta sejumlah polres jajaran.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengatakan program tanam jagung ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilakukan serentak oleh jajaran kepolisian di berbagai daerah.

Menurutnya, selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menjadi upaya memaksimalkan pemanfaatan berbagai jenis lahan yang tersedia di masyarakat.

“Untuk wilayah Kalimantan Timur, penanaman tahap awal mencapai 44,7 hektare yang tersebar di Polda dan polres jajaran,” ujar Endar Priantoro usai mengikuti kegiatan penanaman jagung di lahan Polsek Balikpapan Timur.

Ia menjelaskan, luasan lahan tersebut berasal dari beberapa sumber. Di antaranya lahan milik Polri seluas 2,3 hektare, lahan kelompok tani binaan Polri 14 hektare, lahan milik masyarakat atau swasta 8 hektare, sistem tumpang sari sekitar 15 hektare, serta lahan eks tambang dan mitra seluas 5,4 hektare.

Program pengembangan jagung yang dijalankan Polda Kaltim sebelumnya juga menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Sepanjang 2025, total lahan yang berhasil ditanami mencapai 2.785,3 hektare dengan peningkatan produksi dibanding tahun sebelumnya.

Hasil panen tersebut sebagian diserap oleh Perum Bulog. Pada 2025 tercatat sebanyak 221 ton jagung berhasil diserap, sementara hingga Maret 2026 sudah mencapai 39 ton.

Untuk meningkatkan produktivitas, Polda Kaltim juga menggandeng sejumlah perusahaan pertambangan dalam pemanfaatan lahan bekas tambang yang dinilai potensial untuk kegiatan pertanian.

Saat ini terdapat sekitar 255,2 hektare lahan eks tambang yang disiapkan sebagai area penanaman jagung.

Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur. Dari kerja sama tersebut, perusahaan sawit telah menyiapkan lahan tanam jagung seluas 534,4 hektare.

Dalam pengembangannya, Polda Kaltim juga mengusung model kerja sama pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta media. Pendekatan ini dipadukan dengan konsep zero waste system yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan hingga pengolahan limbah menjadi kompos.

Endar menyebut sistem tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih efisien dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Sebagai bagian dari pengembangan pertanian modern, Polda Kaltim juga menyiapkan sejumlah lokasi percontohan konsep industrial farming dengan total luas sekitar 275 hektare di berbagai daerah.

Beberapa wilayah yang disiapkan antara lain Penajam Paser Utara seluas 25 hektare, Kutai Barat 50 hektare, Kutai Timur 45 hektare, Berau 30 hektare, Kutai Kartanegara 20 hektare, Paser 20 hektare, Bontang 20 hektare, serta Samarinda 5 hektare. Sementara proyek yang dikelola langsung oleh Polda Kaltim seluas 60 hektare berada di wilayah Kutai Kartanegara.

Kapolda berharap model pertanian tersebut dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian yang lebih produktif.

“Industrial farming ini kami harapkan dapat menjadi pemicu bagi pemerintah daerah, masyarakat maupun dunia usaha untuk mengembangkan pola yang sama,” katanya.

Pada tahun 2026, Polda Kaltim menargetkan perluasan lahan tanam jagung hingga mencapai 1.600 hektare di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi pengembangan pertanian.(adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025